Kaltengpedia – Palangka Raya – Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini menegaskan berbagai keterbatasan lahan di Kota Palangka Raya bukan menjadi penghalang untuk mengembangkan sektor pertanian.
Hal tersebut disampaikan usai mengikuti kegiatan panen padi gogoh bersama unsur Forkopimda di kawasan lahan pertanian kompleks perkantoran Pemerintah Kota Palangka Raya.
Menurut Zaini, selama ini masih terdapat anggapan bahwa lahan gambut dengan tingkat keasaman rendah sulit dimanfaatkan untuk budidaya tanaman pangan seperti padi, sorgum, maupun cabai. Namun pemerintah daerah ingin membuktikan bahwa lahan tersebut tetap dapat dikembangkan melalui pengelolaan yang tepat.
Ia menjelaskan padi gogoh yang dipanen merupakan jenis padi lahan kering yang hanya memanfaatkan air hujan sebagai sumber pengairan. Dalam kondisi normal, hasil panen dapat mencapai sekitar empat ton, namun kondisi tanah gambut menyebabkan produktivitas di lokasi tersebut belum maksimal.
Meski demikian, Pemko Palangka Raya tetap optimistis sektor pertanian dapat berkembang dan menjadi salah satu penopang ketahanan pangan daerah. Selain sebagai area produksi, lahan pertanian tersebut juga difungsikan sebagai sarana penelitian dan pengembangan teknologi pertanian.
Untuk mendukung pengembangan pertanian, pemerintah daerah menggandeng Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian guna memberikan pendampingan serta masukan teknis terkait pengelolaan lahan gambut agar produktivitas pertanian di Kota Palangka Raya terus meningkat.
(Yd/Kalped)






















