KALTENGPEDIA – Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersiap membuka rekrutmen staf khusus (stafsus) dari kalangan mahasiswa dan lulusan sarjana untuk membantu mengawal berbagai program strategis daerah, termasuk implementasi program Kartu Huma Betang Sejahtera.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Reza Prabowo, mengatakan pada tahap awal pemerintah menyiapkan sebanyak 17 tenaga ahli yang akan ditempatkan di sekitar delapan sektor strategis.
“Dalam satu sektor dimungkinkan terdapat satu hingga dua orang tenaga pendamping untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal,” ujarnya di Palangka Raya, Sabtu.
Ia menjelaskan, rekrutmen akan diprioritaskan bagi mahasiswa aktif maupun lulusan strata satu (S1) yang berada pada usia produktif. Pemerintah menetapkan batas usia maksimal peserta diperkirakan di bawah 35 tahun.
Proses seleksi direncanakan mulai dibuka pada awal Juni 2026.
Menurut Reza, skema pembentukan staf khusus tersebut telah dilaporkan kepada Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dan telah memperoleh persetujuan awal.
“Sudah ada beberapa skema yang kami tawarkan kepada Bapak Gubernur, termasuk mekanisme seleksinya dan Alhamdulillah beliau setuju. Mudah-mudahan tidak ada perubahan,” katanya.
Para stafsus nantinya akan dibagi sesuai sektor kerja agar mampu menjalankan fungsi pendampingan secara maksimal. Sejumlah sektor yang disiapkan antara lain pertanian, ekonomi, pendidikan, serta sektor strategis lainnya yang menjadi fokus pembangunan daerah.
Namun demikian, tugas utama para stafsus bukan hanya mendampingi sektor tertentu, melainkan turut mengawal berbagai kebijakan prioritas gubernur.
Salah satu fokus utama adalah mendukung implementasi program Kartu Huma Betang Sejahtera yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Reza menilai program tersebut memiliki cakupan luas karena menyentuh berbagai aspek kebutuhan masyarakat, mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, bantuan pangan, hingga program peningkatan kesejahteraan lainnya.
“Kartu Huma Betang selain menjadi janji politik gubernur, juga memuat banyak program strategis yang harus dikawal bersama. Karena itu, stafsus nantinya akan menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan efektif di lapangan,” tegasnya.
















