Kaltengpedia – Palangka Raya – Penyelenggaraan Pesona Tambun Bungai 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga membuka peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan pendapatan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu wadah promosi produk lokal unggulan yang dihasilkan masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota. Beragam produk mulai dari kerajinan tangan, kuliner khas daerah, hingga produk kreatif lainnya dipamerkan dalam kegiatan tersebut.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, mengatakan bahwa keberadaan UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya memberikan ruang promosi yang lebih luas bagi para pelaku usaha lokal.
Menurutnya, Pesona Tambun Bungai menjadi kesempatan berharga bagi UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas, termasuk wisatawan dan investor yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Selain meningkatkan transaksi penjualan, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperluas jejaring bisnis dan membuka peluang kerja sama baru bagi para pelaku usaha.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong transformasi UMKM agar mampu naik kelas melalui peningkatan kualitas produk, pengemasan, pemasaran digital, serta akses pembiayaan.
Dengan dukungan berbagai pihak, UMKM diharapkan mampu menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Pesona Tambun Bungai 2026 menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi masyarakat, sehingga manfaat yang dihasilkan tidak hanya bersifat sosial dan budaya, tetapi juga ekonomi. (Yd/Kalped)






















