Kaltengpedia – Palangka Raya – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya memberikan perhatian serius terhadap stabilitas ekonomi makro sebagai fondasi utama keberlanjutan pembangunan daerah.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini menegaskan, kondisi ekonomi yang stabil sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, tanpa stabilitas ekonomi, terutama dalam pengendalian harga kebutuhan pokok, maka daya beli masyarakat dapat terganggu dan berpotensi menghambat laju pembangunan yang telah direncanakan.
“Oleh karena itu Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Palangka Raya terus melakukan pemantauan rutin terhadap harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional,” katanya, Selasa (14/4/2026).
Sebagai langkah intervensi, Pemko Palangka Raya melalui TPID terus menggencarkan operasi pasar murah guna memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pangan dengan harga yang terjangkau.
Lebih lanjut, Zaini menekankan pentingnya pengelolaan fiskal daerah yang sehat, transparan, dan akuntabel. Ia menyebut realisasi anggaran harus dilakukan secara tepat waktu dan tepat sasaran agar mampu memberikan stimulus terhadap perekonomian lokal.
Menurutnya, penyerapan anggaran yang efisien menjadi salah satu kunci menjaga sirkulasi uang di masyarakat sehingga dapat memperkuat ketahanan ekonomi daerah dalam menghadapi tantangan global.
Dalam upaya memperkuat ekonomi makro daerah, Wakil Wali Kota juga menyoroti pentingnya diversifikasi sumber pendapatan daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia mendorong penerapan sistem digitalisasi perpajakan yang transparan agar basis fiskal daerah semakin kuat. Dengan fiskal yang sehat, pemerintah akan memiliki ruang gerak lebih luas dalam mendanai berbagai program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (Yd/Kalped)






















