Staf Ahli Gubernur Hamka Buka Pelatihan SCA Borneo Education untuk Tenaga Kesehatan

Dok - MMC Kalteng

Kaltengpedia – Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan. Hal tersebut ditandai dengan pembukaan kegiatan pelatihan Sastra Citra Abadi (SCA) Borneo Education oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hamka, yang mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, di Luwansa Hotel Palangka Raya. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong pemerataan kompetensi tenaga kesehatan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Hamka menyampaikan apresiasi atas inisiatif SCA Borneo Education dalam menghadirkan pelatihan yang berfokus pada peningkatan kapasitas tenaga kesehatan daerah. Menurutnya, pengembangan kompetensi tenaga kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting dalam mendukung kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Tenaga kesehatan yang kompeten, berintegritas, dan profesional menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal di Bumi Tambun Bungai.

Hamka menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan fasilitas pelayanan kesehatan agar proses pendidikan dan pelatihan selaras dengan kebutuhan nyata di lapangan. Sinergi ini dinilai penting untuk memastikan tenaga kesehatan di daerah memiliki akses yang setara terhadap penguatan kompetensi tanpa harus bergantung pada pelatihan di luar Kalimantan.

Ketua SCA Borneo Education, Sastra, menjelaskan bahwa lembaganya hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pemerataan akses pelatihan tenaga kesehatan di daerah. Pada kegiatan ini, SCA Borneo Education menyelenggarakan pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) selama tiga hari bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dasar penanganan kegawatdaruratan yang sangat dibutuhkan dalam pelayanan medis, baik di rumah sakit maupun di luar fasilitas kesehatan.

Melalui kegiatan ini, Pemprov Kalteng berharap lahir tenaga kesehatan yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan pelayanan kesehatan modern. Pemerintah optimistis kolaborasi berkelanjutan seperti ini akan memperkuat kualitas layanan kesehatan, memperluas pemerataan kompetensi, serta mendukung terwujudnya masyarakat Kalimantan Tengah yang sehat, produktif, dan sejahtera.

Pos terkait