Kaltengpedia – Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyambut positif peresmian nasional 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan gudang pangan Polri sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Program tersebut dinilai menjadi terobosan penting dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan, meningkatkan kualitas distribusi, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah, termasuk Kalimantan Tengah.
Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, mewakili Gubernur Kalimantan Tengah saat mengikuti peresmian secara virtual, menyampaikan apresiasi atas inisiatif besar yang digagas Polri bersama pemerintah pusat. Menurutnya, program ini sejalan dengan komitmen Pemprov Kalteng dalam mendukung penguatan ketahanan pangan dan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah tantangan global yang terus berkembang.
Ia menegaskan bahwa keberadaan SPPG dan gudang pangan memiliki peran penting dalam memastikan distribusi pangan berjalan lancar, merata, dan tepat sasaran. Selain itu, program ini diharapkan mampu memperkuat sistem logistik pangan daerah, menekan gejolak harga kebutuhan pokok, serta menjaga daya beli masyarakat.
Pemprov Kalteng memandang program tersebut juga membuka peluang besar bagi pemberdayaan ekonomi lokal. Keterlibatan petani, pelaku UMKM, distributor lokal, hingga sektor pendukung lainnya akan menciptakan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan rantai pasok yang semakin kuat, potensi produksi pangan lokal dapat terserap lebih optimal.
Lebih lanjut, Yuas Elko menekankan bahwa Kalimantan Tengah siap mendukung implementasi program nasional ini melalui penguatan koordinasi lintas sektor, baik bersama pemerintah kabupaten/kota, aparat keamanan, maupun stakeholder terkait. Sinergi yang solid dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program di daerah.
Melalui peresmian 1.179 SPPG dan gudang pangan Polri, Pemprov Kalteng optimistis ketahanan pangan daerah akan semakin kokoh. Program ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat kesejahteraan masyarakat, dan mendukung terwujudnya Kalimantan Tengah sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.






















