kaltengpedia.com – Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, menyalurkan bantuan beasiswa kepada 65 mahasiswa dari keluarga tidak mampu yang telah lolos proses verifikasi. Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp8 juta per mahasiswa per tahun.
Penyaluran beasiswa tersebut dilakukan secara simbolis oleh Bupati Gunung Mas Jaya S Monong di Palangka Raya, Rabu (12/8/2026). Program ini diarahkan untuk membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus menjaga keberlanjutan studi di perguruan tinggi.
Jaya meminta seluruh penerima memanfaatkan bantuan secara bijak dan bertanggung jawab. Dana tersebut diharapkan digunakan untuk memenuhi kebutuhan kuliah, bukan untuk kepentingan konsumtif.
Ia menegaskan, bantuan pendidikan tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Tambun Bungai, khususnya subprogram Tambun Bungai Cerdas. Program ini ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Gunung Mas, terutama mahasiswa yang menghadapi keterbatasan ekonomi keluarga.
Menurut Jaya, pemerintah daerah berupaya memastikan persoalan ekonomi tidak menjadi alasan bagi generasi muda Gunung Mas untuk menghentikan pendidikan di perguruan tinggi. Melalui dukungan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat menyelesaikan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.
Pemkab Gunung Mas juga menekankan pentingnya pengelolaan penyaluran beasiswa secara transparan dan akuntabel. Jaya bahkan meminta agar dana yang diterima mahasiswa tidak mengalami pemotongan.
“Pastikan dana ini utuh sampai ke rekening mahasiswa, tanpa ada potongan apa pun,” tegasnya.
Asisten I Setda Gunung Mas Ruby Haris mengatakan program beasiswa tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan yang bermutu.
Pelaksanaan program diawali dengan pengumuman pendaftaran melalui laman resmi Pemkab Gunung Mas. Selanjutnya, calon penerima mengajukan berkas persyaratan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Gunung Mas.
Proses pengumpulan proposal telah dibuka sejak 1 Maret 2026 dan ditutup pada 31 Mei 2026. Setelah melalui tahapan verifikasi, sebanyak 65 mahasiswa dinyatakan memenuhi persyaratan untuk menerima bantuan.
Salah satu penerima, Medi, mahasiswa asal Gunung Mas yang kini menempuh semester VIII di Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya, mengaku bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan pendidikannya.
Terlebih, Medi saat ini berada pada tahap akhir perkuliahan dan sedang menyelesaikan tugas akhir. Bantuan tersebut dinilai dapat meringankan kebutuhan pendidikan sekaligus membantu mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu.





















