Bupati Barito Utara Tegaskan Perang Melawan Korupsi Dimulai dari Integritas Aparatur

Dok : Antara Kalteng News

kaltengpedia.com – Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk memperkuat integritas aparatur sekaligus meningkatkan upaya pencegahan korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Menurut Shalahuddin, pencegahan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan pengawasan setelah terjadi persoalan. Langkah tersebut harus dibangun sejak awal melalui komitmen dan integritas seluruh aparatur pemerintahan dalam menjalankan tugas dan kewenangannya.

“Pencegahan korupsi harus dimulai dari komitmen dan integritas seluruh aparatur pemerintahan. Kita harus memastikan setiap program dan kegiatan dilaksanakan secara transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Shalahuddin di Muara Teweh, Jumat.

Bacaan Lainnya

Pernyataan tersebut disampaikan setelah dirinya menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Kamis (13/8/2026).

Rakor tersebut dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan dihadiri para kepala daerah se-Kalimantan Tengah. Dalam kegiatan itu, Shalahuddin didampingi Sekretaris Daerah Barito Utara Muhlis, Inspektur Kabupaten Barito Utara, serta Plt. Kepala Dinas PUPR Barito Utara.

Shalahuddin menilai penguatan integritas dan pencegahan korupsi harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh jajaran pemerintahan. Menurutnya, aparatur memiliki peran penting dalam memastikan setiap kebijakan dan program pemerintah berjalan sesuai aturan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi antarpemerintah daerah dalam memperkuat sistem pencegahan korupsi. Kerja sama tersebut dinilai dapat mendorong terciptanya pemerintahan yang lebih efektif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Melalui rakor ini, kita memperkuat langkah bersama agar penyelenggaraan pemerintahan semakin baik, bersih dan berintegritas. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Shalahuddin.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara akan terus meningkatkan pengawasan internal serta memperkuat penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Penguatan pengawasan menjadi bagian penting dalam memastikan program dan kegiatan pemerintah berjalan sesuai ketentuan. Di sisi lain, transparansi dan akuntabilitas diperlukan agar setiap kebijakan dan penggunaan sumber daya pemerintah dapat dipertanggungjawabkan.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Barito Utara membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Dengan penguatan sistem pencegahan, pengawasan internal, serta kepatuhan terhadap aturan, pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memastikan program pembangunan memberikan manfaat optimal.

Bagi Shalahuddin, pencegahan korupsi bukan hanya agenda kelembagaan, melainkan tanggung jawab seluruh aparatur. Integritas dalam menjalankan tugas menjadi fondasi penting untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Pos terkait