kaltengpedia.com – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi kembali menyalurkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk seluruh daerah di Indonesia pada tahun 2025. Data dari laman resmi bosp.kemendikdasmen.go.id mencatat, total alokasi Dana BOS untuk Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mencapai sekitar Rp288,8 miliar yang tersebar di 13 kabupaten/kota.
Apa Itu Dana BOS?
Dana BOS adalah program pemerintah pusat yang bersumber dari APBN untuk membantu pendanaan biaya operasional non-personalia sekolah. Tujuan utama BOS adalah mendukung peningkatan mutu pendidikan, meringankan beban biaya bagi peserta didik, serta memastikan terselenggaranya layanan pendidikan dasar dan menengah yang merata.
Peruntukan Dana BOS di antaranya digunakan untuk:
-
Pembelian buku, modul, dan alat tulis sekolah.
-
Pembiayaan kegiatan ekstrakurikuler serta ujian sekolah.
-
Pemeliharaan sarana prasarana sekolah.
-
Pembiayaan administrasi dan langganan daya/jasa (listrik, air, internet).
-
Dukungan kegiatan pembelajaran berbasis digital.
-
Biaya transportasi dan keperluan lain yang menunjang proses belajar.
Dana BOS Kalteng 2025 Berdasarkan Kabupaten/Kota (Urutan Tertinggi)
-
Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) – Rp50.828.194.000
-
Kabupaten Kapuas – Rp30.293.517.000
-
Kota Palangka Raya – Rp29.282.140.000
-
Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) – Rp29.388.149.000
-
Kabupaten Katingan – Rp21.424.000.000
-
Kabupaten Seruyan – Rp20.130.286.500
-
Kabupaten Gunung Mas (Gumas) – Rp17.506.350.000
-
Kabupaten Murung Raya (Mura) – Rp15.813.880.000
-
Kabupaten Barito Utara (Barut) – Rp15.405.735.000
-
Kabupaten Barito Selatan (Barsel) – Rp13.857.240.000
-
Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) – Rp13.844.670.000
-
Kabupaten Lamandau – Rp13.173.334.500
-
Kabupaten Barito Timur (Bartim) – Rp10.310.127.000
-
Kabupaten Sukamara – Rp7.547.623.000
Jika dijumlahkan, total Dana BOS untuk Kalteng tahun 2025 mencapai Rp288.904.246.000. Dana ini mencakup kebutuhan sekolah dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK, hingga sekolah luar biasa (SLB negeri maupun swasta).
Dengan adanya distribusi Dana BOS tersebut, pemerintah berharap setiap sekolah di Kalteng dapat lebih optimal dalam menyediakan fasilitas belajar mengajar. BOS juga diharapkan mampu mengurangi beban orang tua murid, khususnya dalam hal pembiayaan pendidikan dasar dan menengah.






















