Kendaraan Bertonase Besar Dinilai Jadi Penyebab Utama Kerusakan Jalan di Kalteng

Dok : Istimewa

Kaltengpedia – Palangka Raya – DPRD Kalimantan Tengah menilai tingginya aktivitas kendaraan bertonase besar yang melintas di sejumlah ruas jalan menjadi salah satu faktor utama penyebab kerusakan infrastruktur jalan di daerah tersebut. Karena itu, diperlukan kesadaran dan tanggung jawab bersama untuk menjaga kondisi jalan agar tetap layak digunakan.

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Maryani Sabran, mengatakan bahwa banyak kendaraan berat yang beroperasi dengan muatan melebihi kapasitas jalan. Kondisi tersebut mempercepat kerusakan permukaan jalan dan menyebabkan munculnya lubang-lubang yang membahayakan pengguna jalan lainnya.

Menurutnya, persoalan kerusakan jalan tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah. Semua pihak yang memanfaatkan infrastruktur tersebut, termasuk pelaku usaha dan operator kendaraan berat, harus ikut bertanggung jawab dalam menjaga kualitas jalan.

DPRD menilai perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap kendaraan bertonase besar agar tidak melanggar batas muatan yang telah ditetapkan. Langkah tersebut penting untuk memperpanjang usia layanan jalan dan mengurangi biaya perbaikan yang harus dikeluarkan pemerintah.

Selain itu, koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha perlu diperkuat untuk memastikan aturan penggunaan jalan dapat diterapkan secara efektif. Dengan pengawasan yang baik, kerusakan jalan dapat ditekan sehingga manfaat infrastruktur dapat dirasakan lebih lama oleh masyarakat.

Maryani berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat komitmen dalam menjaga dan memperbaiki infrastruktur jalan di Kalimantan Tengah. Dengan kerja sama yang baik, persoalan jalan rusak yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dapat segera teratasi dan mendukung percepatan pembangunan daerah. (Yd/Kalped)

Pos terkait