kaltengpedia.com – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM). Ia bahkan menyiapkan hadiah sebesar Rp7,5 juta bagi siapa saja yang mampu membuktikan adanya pelanggaran tersebut.
Pernyataan itu disampaikan saat pertemuan bersama awak media di Istana Isen Mulang, Jumat (17/4/2026).
“Silakan laporkan, tapi harus dengan bukti kuat. Jangan hanya dugaan,” tegasnya.
Langkah ini muncul di tengah keluhan masyarakat terkait antrean panjang truk di sejumlah SPBU di Palangka Raya dalam sepekan terakhir. Kondisi tersebut dipicu terbatasnya pasokan BBM jenis Dexlite. Bahkan, beberapa SPBU memasang pengumuman bahwa stok masih dalam proses pengiriman.
Situasi ini memicu kekhawatiran publik terkait distribusi BBM yang dinilai belum merata.
Gubernur memastikan, pemerintah tidak akan tinggal diam. Ia menegaskan akan mengambil tindakan tegas jika terbukti ada praktik penimbunan.
“Kalau ada yang bermain, pasti kami tindak,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan dugaan pelanggaran kepada instansi terkait maupun pihak Pertamina.
Tak hanya itu, koordinasi lintas sektor juga telah dilakukan bersama aparat keamanan guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar hingga ke pelosok.
“Kami sudah memanggil Pertamina untuk mengatur distribusi secara merata, termasuk ke daerah terpencil. Ada ultimatum tegas—jika tidak mampu menjalankan tugas, rekomendasi pencopotan jabatan bisa diberikan,” tegas Agustiar.
Di sisi lain, Plt. Kepala Dinas ESDM Kalteng, Sutoyo, memastikan pasokan BBM di wilayah Kalteng dalam kondisi aman.
Menurutnya, antrean yang terjadi bukan karena kelangkaan, melainkan perubahan pola konsumsi masyarakat dan sektor industri.
“Kenaikan harga solar industri membuat sebagian beralih ke BBM yang lebih terjangkau. Ini yang memicu lonjakan permintaan di SPBU,” jelasnya.
Pemerintah, lanjut Sutoyo, terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk menjaga distribusi tetap lancar dan merata.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan membeli BBM sesuai kebutuhan.






















