kaltengpedia.com – Di tengah tragedi berdarah yang merenggut lima nyawa di perbatasan Kalimantan Tengah–Kalimantan Timur, satu nama kini menjadi harapan untuk mengungkap misteri: Alfian (40).
Ia satu-satunya korban yang selamat dalam peristiwa pembantaian di kawasan Timber Dana, Desa Benangin II, Kecamatan Teweh Timur. Meski dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di RSUD Muara Teweh, Alfian sempat memberikan keterangan awal sebelum dilarikan ke rumah sakit.
Detik-Detik Mencekam
Menurut informasi awal, peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Tiga pria datang menggunakan mobil dan sempat menanyakan identitas korban. Situasi yang awalnya tampak biasa, berubah menjadi tragedi dalam hitungan menit.
Serangan brutal tak terelakkan. Para korban tak sempat menyelamatkan diri.
Satu Selamat, Harapan Terbuka
Dalam kondisi luka parah, Alfian diduga berhasil bertahan dan menjadi saksi hidup atas kejadian tersebut. Keterangan darinya menjadi kunci penting bagi aparat untuk mengungkap:
- motif di balik penyerangan
- hubungan antara korban dan pelaku
- serta kronologi lengkap kejadian
Polisi Kejar Pelaku, Warga Menunggu Kepastian
Aparat kini memburu tiga terduga pelaku yang identitasnya telah dikantongi. Sementara itu, warga di sekitar lokasi masih diliputi ketakutan.
Tragedi ini bukan hanya meninggalkan duka, tetapi juga tanda tanya besar: apa yang sebenarnya terjadi di balik pembantaian ini?






















