Dishub Kotim Rombak Rencana PJU Jalan Kapten Mulyono, Jumlah Tiang Dikurangi

dok/antara

Kaltengpedia – Kotawaringin Timur -Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur melakukan penyesuaian terhadap rencana pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Kapten Mulyono, Sampit, sebagai upaya efisiensi tanpa mengurangi fungsi penerangan bagi pengguna jalan.

Kepala Dishub Kotim, Raihansyah, menjelaskan perubahan dilakukan pada desain teknis di lapangan, salah satunya dengan memperlebar jarak antar tiang lampu. Jika sebelumnya direncanakan berjarak sekitar 40 meter, kini jarak antar tiang diperlebar menjadi sekitar 50 meter.

Dengan perubahan tersebut, jumlah tiang PJU yang awalnya diperkirakan mencapai sekitar 80 titik kemungkinan berkurang menjadi sekitar 70 hingga 75 titik. Meski demikian, Dishub memastikan kualitas pencahayaan tetap mampu mendukung keselamatan pengguna jalan.

“Tidak ada pengurangan anggaran, hanya penyesuaian desain agar tetap efisien dan mencukupi kebutuhan penerangan jalan,” ujar Raihansyah.

Jalan Kapten Mulyono sendiri merupakan salah satu ruas jalan yang cukup rawan kecelakaan, terutama pada malam hari karena minim penerangan. Selain itu, di kawasan tersebut terdapat Jembatan Sei Mentawa atau yang dikenal sebagai Jembatan Patah yang juga menjadi perhatian pemerintah daerah terkait aspek keselamatan lalu lintas.

Sebelumnya, Dishub Kotim sempat merencanakan penggunaan PJU tenaga surya. Namun setelah dilakukan evaluasi teknis dan efisiensi anggaran, rencana tersebut dialihkan menggunakan sambungan listrik PLN karena dinilai lebih ekonomis dan minim risiko pencurian komponen.

Pemkab Kotim menargetkan proses lelang proyek dapat rampung pada Mei 2026 dan pekerjaan fisik pemasangan PJU dilaksanakan pada periode Mei hingga Juli 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan “Sampit Terang” guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat saat berkendara pada malam hari.

Pos terkait