Guru Amerika Puji Digitalisasi Sekolah di Kalteng: “Tak Jauh Beda dengan di Amerika Serikat”

Dok : Antara

kaltengpedia.com – SMKN 3 Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), kedatangan tamu istimewa dari Amerika Serikat (AS). Seorang guru bantu dari Negeri Paman Sam hadir untuk mendukung peningkatan kemampuan bahasa Inggris para pelajar sekolah kejuruan tersebut.

“Di Kalimantan Tengah saat ini ada dua sekolah yang mendapatkan dukungan guru bahasa Inggris dari Amerika, salah satunya adalah sekolah kami,” ujar Kepala SMKN 3 Palangka Raya Rahmi Kurnia Handayani, Senin (27/10).

Tenaga pendidik ini merupakan bagian dari Program Fulbright English Teaching Assistant (ETA), inisiatif resmi dari Departemen Luar Negeri AS. Para guru bantu yang dikirim adalah warga negara AS lulusan S1 atau S2 dari berbagai bidang studi, dan bertugas sebagai asisten guru bahasa Inggris di sekolah mitra.

Bacaan Lainnya

Rahmi menjelaskan, guru bantu asal AS tersebut akan bertugas selama beberapa bulan di SMKN 3 Palangka Raya dan bekerja sama dengan enam guru bahasa Inggris yang sudah ada.
“Jadi mereka di sini membantu anak-anak belajar bahasa Inggris sesungguhnya seperti apa,” katanya.

Sosok guru bantu itu adalah Nia Anne Marie Dufeal, yang mengaku sangat senang bisa mengajar di Palangka Raya.
“Secara bertahap saya mempelajari dan beradaptasi dengan program pembelajaran di sini. Semua berjalan dengan baik,” ujar Anne dengan senyum ramah.

Menurut Anne, penerapan digitalisasi pembelajaran di SMKN 3 Palangka Raya sudah sangat baik dan bahkan “tidak jauh berbeda” dengan yang diterapkan di sekolah-sekolah di Amerika Serikat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng, Reza Prabowo, menilai program ini menjadi bukti kemajuan pendidikan di daerah.
“Katanya tadi similar (serupa) dengan kampus di Amerika. Alhamdulillah, kita di Kalteng juga sudah 100 persen terdigitalisasi. Dengan begitu, anak-anak punya pengalaman baru, lebih mudah mengakses konten pembelajaran, dan semakin inovatif,” kata Reza.

Pos terkait