Kaltengpedia – Palangka Raya – Dunia pendidikan Kalimantan Tengah mendapat angin segar. Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berencana merevitalisasi hampir 100 sekolah di wilayah Kalimantan Tengah pada tahun 2026.
Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, khususnya bagi jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan program revitalisasi ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah ke Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu.
Menurutnya, perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan di Bumi Tambun Bungai menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah.
“Alhamdulillah, kunjungan Bapak Wakil Menteri membawa banyak berkah bagi Kalimantan Tengah. Saat ini ada hampir 100 sekolah yang direncanakan menerima program revitalisasi pada tahun 2026,” ujarnya.
Reza menjelaskan, proses verifikasi dan validasi sekolah penerima bantuan masih berlangsung. Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat sedang memastikan seluruh data yang digunakan benar-benar akurat agar bantuan diberikan kepada sekolah yang paling membutuhkan.
Program revitalisasi tidak hanya mencakup pembangunan ruang belajar, tetapi juga perbaikan fasilitas pendukung seperti laboratorium, ruang praktik, sarana olahraga, hingga fasilitas sanitasi.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap program ini mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung peningkatan prestasi peserta didik.
Dengan jumlah sekolah yang cukup besar, revitalisasi ini diproyeksikan menjadi salah satu program peningkatan infrastruktur pendidikan terbesar yang pernah diterima Kalimantan Tengah dalam beberapa tahun terakhir. (Yd/Kalped)






















