kaltengpedia.com – Isen Mulang Kalteng FC bersiap menjalani tantangan baru di kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia. Mengusung nama yang lekat dengan identitas Kalimantan Tengah, klub tersebut tidak hanya membawa ambisi meraih prestasi, tetapi juga semangat masyarakat Dayak.
Isen Mulang yang berarti pantang mundur menjadi filosofi yang diharapkan melekat dalam perjalanan klub menghadapi persaingan Super League 2026/2027. Status sebagai tim promosi membuat setiap pertandingan menjadi tantangan sekaligus kesempatan untuk menunjukkan bahwa sepak bola Kalimantan Tengah mampu bersaing di level nasional.
Kekuatan skuad menjadi salah satu modal utama. Sejumlah pemain berpengalaman berada dalam komposisi tim, di antaranya Makan Konate dan Adilson Silva. Kehadiran pemain dengan pengalaman kompetitif diharapkan mampu memberikan keseimbangan sekaligus membantu pemain lainnya menghadapi ketatnya persaingan.
Selain itu, Isen Mulang Kalteng FC juga diperkuat sejumlah pemain asing, termasuk Douglas Cruz, Rafael Ribeiro, dan Vinicius Baiano. Kehadiran mereka diharapkan menambah kualitas permainan serta memperkuat kedalaman skuad sepanjang musim.
Stadion Tuah Pahoe di Palangka Raya akan menjadi rumah bagi Isen Mulang Kalteng FC. Dukungan publik Kalimantan Tengah menjadi bagian penting dalam perjalanan klub yang kini membawa nama daerah ke panggung sepak bola nasional.
Kehadiran Isen Mulang Kalteng FC di Super League juga menjadi momentum bagi perkembangan ekosistem sepak bola di Kalimantan Tengah. Klub diharapkan tidak hanya mengejar hasil pertandingan, tetapi turut membuka ruang lebih besar bagi perkembangan talenta sepak bola lokal.
Dengan perpaduan pemain berpengalaman, kekuatan pemain asing, serta dukungan masyarakat, Isen Mulang Kalteng FC kini menghadapi musim perdananya dengan target memberikan perlawanan terbaik.
Nama Isen Mulang pun menjadi simbol tekad: tidak mudah menyerah menghadapi setiap pertandingan dan terus berjuang membawa nama Kalimantan Tengah di kompetisi sepak bola nasional.





















