Jembatan Garuda Pangkas Waktu Tempuh, Mobilitas Warga Sukamara Kini Makin Mudah

Dok : Istimewa

SUKAMARA — Kehadiran Jembatan Perintis Garuda di Desa Jihing, Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mempermudah aktivitas masyarakat.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengatakan, keberadaan jembatan tersebut memberikan dampak langsung bagi masyarakat Desa Jihing dan Desa Petarikan yang sebelumnya harus menempuh jalur memutar untuk berpindah antarwilayah.

“Jembatan Perintis Garuda memberikan dampak langsung bagi warga Desa Jihing dan Desa Petarikan. Sebelumnya, masyarakat harus menempuh jalur memutar,” kata Agustiar saat meresmikan jembatan di Sukamara, Kamis.

Menurutnya, keberadaan jembatan mampu memangkas waktu perjalanan masyarakat sekitar satu hingga satu setengah jam. Kondisi tersebut dinilai memberikan kemudahan bagi warga dalam menuju tempat kerja maupun menjalankan berbagai aktivitas ekonomi dan sosial.

“Kehadiran jembatan ini dapat menghemat waktu perjalanan sekitar satu sampai satu setengah jam. Ini mempermudah masyarakat menuju tempat kerja, mendukung aktivitas ekonomi dan sosial, serta kegiatan lainnya,” ujarnya.

Agustiar menilai peningkatan konektivitas antarwilayah memiliki peran penting terhadap perkembangan daerah. Akses yang semakin mudah diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru dan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang terlibat dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya membuka akses wilayah sekaligus menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat.

Pembangunan jembatan dilakukan melalui kolaborasi Kodam XXII/Tambun Bungai, Korem 102/Panju Panjung, dan Kodim 1014/Pangkalan Bun. Selain Jembatan Perintis Garuda di Sukamara, jajaran TNI juga telah membangun dua jembatan lainnya di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Agustiar menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI menjadi salah satu kekuatan dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan penguatan infrastruktur dan konektivitas.

“Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud bakti TNI Angkatan Darat sekaligus bentuk nyata kehadiran TNI dalam membantu menyelesaikan persoalan konektivitas masyarakat.

Bupati Sukamara Masduki menambahkan, jembatan tersebut menjadi infrastruktur penting yang tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga mendukung aktivitas perekonomian, pendidikan, kesehatan hingga pelayanan publik.

Peresmian Jembatan Perintis Garuda turut dihadiri Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin dan Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan.

Pos terkait