kaltengpedia.com – Palangka Raya – Pelantikan Linae Victoria Aden sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah tidak hanya menandai pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, tetapi juga menjadi tonggak sejarah baru dalam perjalanan birokrasi daerah. Sejak Provinsi Kalimantan Tengah resmi berdiri pada 23 Mei 1957, Linae Victoria Aden tercatat sebagai perempuan pertama yang dipercaya menduduki jabatan Sekda Provinsi Kalimantan Tengah.
Linae Victoria Aden resmi dilantik oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran setelah melalui proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya. Sebelum menjabat sebagai Sekda definitif, ia telah mengemban amanah sebagai Penjabat (Pj.) Sekda sejak 31 Maret 2026 menggantikan Leonard S. Ampung yang memasuki masa purnatugas. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam menjaga kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan sekaligus memperkuat koordinasi antarperangkat daerah.
Dalam sambutannya saat pelantikan, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa jabatan Sekretaris Daerah merupakan amanah besar yang memiliki peran sentral sebagai motor penggerak birokrasi daerah. Ia meyakini Linae Victoria Aden memiliki pengalaman dan kapasitas untuk menjalankan tugas tersebut.
“Selamat kepada Ibu Linae Victoria Aden yang hari ini resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Ini menjadi sebuah kebanggaan karena Kalimantan Tengah kini memiliki Sekda perempuan. Momentum ini harus dijawab dengan kerja keras dan tekad untuk memajukan Kalimantan Tengah,” ujar Gubernur Agustiar Sabran.
Karier Linae Victoria Aden di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah berlangsung selama puluhan tahun. Sebelum dipercaya menjadi Pj. Sekda, ia menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah serta pernah mengemban sejumlah jabatan strategis lainnya. Rekam jejak tersebut menjadi modal dalam memimpin birokrasi provinsi dan mengoordinasikan pelaksanaan program pembangunan daerah.
Pengangkatan Linae Victoria Aden juga menjadi simbol semakin terbukanya ruang kepemimpinan bagi perempuan di lingkungan birokrasi Kalimantan Tengah. Kehadirannya di posisi Sekda diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempererat sinergi antarorganisasi perangkat daerah dalam mendukung visi pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah.
Selain memiliki makna historis, pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat kinerja birokrasi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Dengan pengalaman yang dimiliki, Linae Victoria Aden diharapkan mampu mengawal pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah daerah sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan di Bumi Tambun Bungai.





















