kaltengpedia.com – Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Permukiman (PUPR-Perkim) mulai melaksanakan proyek peningkatan dan pelebaran ruas Jalan Simpang Sepaku–Perigi di Kecamatan Bulik. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program prioritas pembangunan infrastruktur daerah untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperlancar akses transportasi masyarakat.
Pelaksanaan konstruksi di lapangan dimulai setelah pemasangan papan informasi proyek pada lokasi pekerjaan. Berdasarkan data proyek, pembangunan tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamandau Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp8.608.050.000. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Citra Abadi Jaya dengan masa pelaksanaan selama 120 hari kalender, terhitung sejak 22 Juni hingga 19 Oktober 2026.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menyampaikan bahwa peningkatan ruas Jalan Simpang Sepaku–Perigi merupakan respons pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat akan infrastruktur yang lebih baik. Menurutnya, pembangunan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan fiskal daerah, namun sektor infrastruktur tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.
Ruas Jalan Simpang Sepaku–Perigi memiliki peran penting sebagai jalur penghubung sejumlah kawasan di Kabupaten Lamandau. Selama ini, beberapa titik jalan mengalami kerusakan yang berdampak pada kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi hasil perkebunan dan aktivitas ekonomi lainnya. Dengan peningkatan kualitas jalan, diharapkan waktu tempuh menjadi lebih efisien dan biaya transportasi maupun logistik dapat ditekan.
Selama proses pembangunan berlangsung, Pemerintah Kabupaten Lamandau mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi lokasi proyek. Aktivitas alat berat dan kendaraan pengangkut material diperkirakan akan memengaruhi arus lalu lintas di beberapa titik, sehingga pengguna jalan diminta mengikuti rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan bersama.
Peningkatan infrastruktur jalan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran transportasi, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di Kabupaten Lamandau. Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.





















