Kaltengpedia – Palangka Raya – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tidak mengurangi perhatian terhadap sektor pendidikan dan kesehatan. Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran memastikan dua sektor tersebut tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah.
Di tengah keterbatasan fiskal dan penyesuaian anggaran, Pemprov justru meningkatkan kualitas layanan pada sektor-sektor strategis. Pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur tetap memperoleh perhatian khusus karena dinilai berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.
Agustiar menjelaskan bahwa fokus pemerintah saat ini bukan sekadar mengurangi belanja, tetapi memastikan alokasi dana yang tersedia benar-benar digunakan untuk program yang memberikan dampak luas. Oleh sebab itu, program-program unggulan tetap berjalan meskipun dilakukan penghematan di sejumlah pos belanja lainnya.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperluas akses pendidikan hingga ke wilayah pelosok melalui pemanfaatan teknologi dan penguatan infrastruktur pendidikan. Sementara di bidang kesehatan, masyarakat terus didorong mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, dan terjangkau.
Gubernur menilai bahwa investasi pada pendidikan dan kesehatan merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, kedua sektor tersebut tidak boleh terganggu oleh kebijakan efisiensi.
Dengan strategi tersebut, Pemprov Kalteng optimistis mampu menjaga kualitas pelayanan publik sekaligus memastikan pembangunan manusia berjalan secara berkesinambungan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. (Yd/Kalped)






















