Kaltengpedia.com – PKH Barito Selatan dihentikan untuk 1.524 penerima yang terindikasi terlibat aktivitas judi online. Dinas Sosial Barito Selatan menyebut data tersebut berasal dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Kepala Dinas Sosial Barito Selatan Syahdani mengatakan pemerintah menghentikan bantuan setelah sistem pusat menemukan indikasi keterlibatan judi online pada data penerima manfaat.
“Jumlah PKH di Barito Selatan tercatat 2.100 kepala keluarga (KK) dan penerima sembako 3.718 KK. Dari jumlah itu, ada 1.524 di antaranya terindikasi terlibat judi online,” kata Syahdani di Buntok, Senin (7/9/2026).
Menurut Syahdani, penerima yang masuk dalam data tersebut tidak hanya berasal dari penerima PKH. Data itu juga mencakup penerima bantuan sembako dari pemerintah pusat.
Syahdani menjelaskan bahwa pemerintah tidak hanya melihat aktivitas dari nama penerima bantuan. Sistem juga memeriksa anggota keluarga dalam Kartu Keluarga (KK).
Jika salah satu anggota dalam KK penerima manfaat terindikasi terlibat judi online, pemerintah dapat menghentikan bantuan untuk keluarga tersebut.
“Judi online itu tidak mesti dilakukan oleh nama penerima manfaat. Namun, apabila salah satu nama dalam kartu keluarga penerima manfaat terindikasi terlibat judi online, bantuan otomatis dihentikan,” ujarnya.
Syahdani mengingatkan masyarakat Barito Selatan agar berhati-hati menggunakan akun dan data kependudukan. Ia meminta warga tidak sembarangan memberikan atau menggunakan data tersebut untuk aktivitas yang berpotensi menimbulkan masalah.
Menurut dia, aktivitas yang menggunakan akun atau data tertentu dapat tercatat dalam sistem pemerintah pusat. Data tersebut kemudian dapat menjadi bagian dari proses pemutakhiran data penerima bantuan sosial.
“Jadi tolong kepada warga kita Barito Selatan untuk berhati-hati. Jangan sembarangan menggunakan akun atau Kartu Keluarga kita, sebab itu terekam di kementerian atau di pusat,” katanya.
Dinas Sosial Barito Selatan berharap bantuan pemerintah benar-benar membantu masyarakat memenuhi kebutuhan keluarga. Pemerintah juga ingin penerima menggunakan bantuan sesuai dengan peruntukannya.
Syahdani menyayangkan jika keluarga penerima manfaat kehilangan bantuan karena persoalan judi online. Menurutnya, bantuan tersebut seharusnya dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga.
“Harapan kami, semoga dengan adanya bantuan itu dapat meringankan beban keluarga. Tetapi kalau tidak dibayarkan, kasihan penerima manfaat itu,” ujarnya.
Karena itu, Dinas Sosial Barito Selatan kembali mengingatkan seluruh penerima PKH dan bantuan sembako agar menjauhi judi online. Masyarakat juga perlu menjaga keamanan akun serta data kependudukan agar tidak menimbulkan persoalan yang dapat memengaruhi status bantuan sosial.





















