kaltengpedia.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Doris Sylvanus, yang merupakan rumah sakit rujukan utama di Kalimantan Tengah, kembali menjadi sorotan. Kaltengpedia menerima sejumlah informasi dari sumber internal terkait dugaan permasalahan serius yang tengah terjadi di lingkungan rumah sakit tersebut.
Menurut informasi yang diperoleh dari beberapa sumber terpercaya yang enggan disebutkan identitasnya, jasa medis untuk tenaga kesehatan (nakes) di RSUD dr. Doris Sylvanus diduga belum dibayarkan selama tujuh bulan terakhir. Keterlambatan pembayaran ini disebut-sebut telah berdampak pada semangat kerja dan kesejahteraan para dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya.
Tak hanya itu, kondisi rumah sakit juga diperparah dengan dugaan minimnya persediaan obat-obatan, yang menurut informasi telah berlangsung selama beberapa waktu. Beberapa alat kesehatan pun disebut mengalami kendala teknis maupun administratif dalam proses pengadaan dan pembayaran, yang berpotensi menurunkan kualitas pelayanan kepada pasien, khususnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) seperti BPJS Kesehatan.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran mendalam dari berbagai pihak, terutama masyarakat yang menggantungkan layanan kesehatan pada RSUD Doris Sylvanus sebagai fasilitas layanan kesehatan tertinggi di provinsi ini.
Lebih lanjut, sejumlah pihak juga mempertanyakan kinerja manajemen rumah sakit, termasuk efektivitas pengawasan internal dan peran Dewan Pengawas BLUD (Badan Layanan Umum Daerah), yang menurut informasi yang diterima, diduga tidak menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal di tengah krisis tersebut.
Sebagai bagian dari komitmen jurnalistik yang profesional dan berimbang, Tim Kaltengpedia akan segera menghubungi manajemen RSUD dr. Doris Sylvanus untuk meminta klarifikasi dan tanggapan resmi terkait dugaan permasalahan ini.
Redaksi juga membuka ruang seluas luasnya kepada pihak rumah sakit dan instansi terkait untuk memberikan penjelasan, agar masyarakat mendapatkan informasi yang objektif dan akurat.






















