Kaltengpedia.com – GUNUNG MAS – Sebanyak 24 sekolah di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, mendapat kucuran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja Tahun 2026 dari pemerintah pusat.
Puluhan sekolah tersebut dinilai memiliki kinerja baik atau berprestasi sehingga mendapatkan dukungan anggaran tambahan untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Gunung Mas, Aprianto, mengatakan penerima BOS Kinerja terdiri atas 18 sekolah dasar (SD) dan enam sekolah menengah pertama (SMP).
Besaran dana yang diterima masing-masing sekolah berbeda. Untuk jenjang SD sebesar Rp22,5 juta, sedangkan SMP memperoleh Rp35,5 juta.
“Dana ini langsung ditransfer ke rekening sekolah, di luar dana BOS reguler yang biasa diterima setiap sekolah,” kata Aprianto.
Menurutnya, BOS Kinerja tersebut diarahkan untuk sejumlah kebutuhan strategis pendidikan, terutama peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan digitalisasi pendidikan, serta penguatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.
Penggunaan dana tersebut juga mulai ditindaklanjuti melalui kegiatan peningkatan kapasitas sekolah. Sejumlah sekolah penerima di Kecamatan Kurun mengikuti bimbingan teknis penguatan tata kelola Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang difasilitasi Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Tengah.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda administratif, tetapi mampu memastikan dana BOS Kinerja benar-benar memberikan dampak terhadap kualitas proses belajar mengajar di sekolah.
Bimbingan teknis dipusatkan di SDN 3 Kuala Kurun dan diikuti kepala sekolah serta guru dari tiga sekolah yang tergabung dalam Gugus Belajar 1, yakni SDN 1 Kuala Kurun, SDN 3 Kuala Kurun, dan SDN 3 Tampang Tumbang Anjir.
Kepala SDN 3 Kuala Kurun, Belie, menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, penguatan kapasitas kepala sekolah dan guru penting untuk mengikuti tuntutan serta perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.
BOS Kinerja juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gunung Mas mendukung program unggulan Bupati Jaya S Monong dan Wakil Bupati Efrensia LP Umbing melalui program Tambun Bungai Cerdas.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi standar pelayanan minimal bidang pendidikan.
Ke depan, bimbingan teknis serupa akan kembali dilaksanakan di sekolah penerima BOS Kinerja lainnya. Langkah tersebut diharapkan membuat penerapan sistem penjaminan mutu internal dapat berjalan secara merata.
Dengan tambahan dana berbasis kinerja tersebut, tantangannya kini bukan hanya bagaimana sekolah menerima anggaran, tetapi bagaimana dana tersebut benar-benar menghasilkan peningkatan kualitas pendidikan dan memberikan manfaat langsung bagi peserta didik.
Pertanyaannya, apakah BOS Kinerja ini nantinya mampu membuat mutu pendidikan di Gunung Mas semakin meningkat?





















