Kaltengpedia – Palangkaraya – Tim delegasi mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Muhammadiyah Palangka Raya yang beranggotakan Achmad Naufal dan Eqiyant Al Fath Kuspa berhasil masuk dalam lima besar atau Top 5 Finalis Lomba Legal Opinion pada ajang Tanjungpura Law Festival 2026 tingkat nasional.
Kepala Program Studi Hukum UMPR, Muhammad Wahdini, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi capaian penting karena Tim UMPR mampu bersaing dengan berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.
“Keberhasilan tersebut menjadi capaian penting karena Tim UMPR mampu bersaing dengan berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, di antaranya UGM, Universitas Brawijaya, dan Universitas Padjadjaran,” katanya di Palangka Raya, Senin.
Berdasarkan pengumuman resmi panitia TLF 2026, lima besar finalis Lomba Legal Opinion terdiri atas Tim Sudikno Mertokusumo dari Universitas Gadjah Mada, Tim Vanguard dari Universitas Brawijaya, Tim Nike dari Universitas Padjadjaran, Tim KH. A. Dahlan dari UMPR, serta Tim Guardian of Law dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Wahdini menilai masuknya Tim KH. A. Dahlan dari UMPR ke jajaran finalis nasional menunjukkan kualitas dan daya saing mahasiswa hukum UMPR dalam bidang analisis hukum serta penyusunan argumentasi legal yang kritis dan akademis.
“Prestasi yang diraih oleh Achmad Naufal dan Eqiyant Al Fath Kuspa menjadi bukti bahwa mahasiswa UMPR mampu tampil kompetitif di tingkat nasional bersama kampus-kampus besar di Indonesia,” ujarnya.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan akademik, penelitian, dan penalaran hukum.
Wahdini juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim serta dukungan para dosen pembimbing yang telah mendampingi proses persiapan hingga berhasil menembus lima besar nasional.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar UMPR. Semoga menjadi langkah awal untuk terus menghadirkan prestasi-prestasi akademik lainnya di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.
Dengan capaian tersebut, UMPR kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi sarjana hukum yang unggul, kritis, dan berdaya saing nasional.






















