Kaltengpedia – Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya terus berkomitmen memperkuat sektor hortikultura sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan daerah.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan pangan yang mandiri dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat di Kota Palangka Raya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Sugiyanto mengatakan peningkatan produksi hortikultura menjadi langkah strategis dalam menghadapi fluktuasi harga pangan di pasaran.
“Dengan mengoptimalkan lahan-lahan potensial, pemerintah berharap ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah dapat dikurangi secara signifikan,” katanya, Senin.
Program peningkatan produksi tersebut mencakup pemberian bantuan bibit unggul, penyediaan sarana dan prasarana pertanian, hingga pendampingan teknis kepada kelompok tani di berbagai wilayah.
Sugiyanto menekankan pentingnya penerapan teknologi pertanian tepat guna agar hasil panen petani lokal mampu bersaing, baik dari segi kualitas maupun kuantitas produksi.
Selain bantuan fisik, Distanketpang juga fokus memberikan edukasi mengenai pola tanam berkelanjutan. Para petani didorong memanfaatkan pupuk organik serta sistem irigasi yang efisien guna menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menekan biaya produksi.
“Sektor hortikultura dipilih karena memiliki siklus panen yang relatif cepat dan nilai ekonomi yang tinggi. Hal ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi bagi keluarga petani di wilayah pinggiran kota,” ujarnya.
Pemerintah Kota Palangka Raya optimistis melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat tani, target swasembada pangan tingkat kota dapat tercapai.
Sugiyanto juga mengajak seluruh pihak untuk terus berinovasi dalam memajukan sektor pertanian demi mewujudkan Kota Palangka Raya yang lebih mandiri, maju, dan sejahtera.






















