Kaltengpedia – Palangka Raya – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah meminta pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten dan kota agar lebih serius dalam memenuhi berbagai kebutuhan petani serta mempercepat pembangunan infrastruktur pertanian yang masih menjadi kebutuhan mendesak di sejumlah wilayah.
Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Raudah, mengungkapkan bahwa berbagai aspirasi tersebut diterima langsung saat melaksanakan kegiatan reses di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau. Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat sekaligus penopang ketahanan pangan daerah, sehingga membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.
Raudah menjelaskan, salah satu persoalan yang paling banyak dikeluhkan petani adalah distribusi pupuk yang belum berjalan optimal. Sejumlah petani mengaku masih mengalami kesulitan memperoleh pupuk tepat waktu sehingga berpotensi menghambat proses budidaya dan menurunkan produktivitas pertanian. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditindaklanjuti agar aktivitas pertanian masyarakat tidak terganggu.
Selain persoalan pupuk, tingginya biaya pengendalian hama juga menjadi beban yang cukup berat bagi petani. Masyarakat berharap pemerintah dapat memberikan bantuan berupa obat-obatan atau sarana pengendalian hama untuk membantu menekan biaya produksi yang selama ini terus meningkat. Dengan adanya dukungan tersebut, petani diyakini dapat lebih fokus meningkatkan hasil pertanian mereka.
Tidak hanya sarana produksi, DPRD Kalteng juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur pertanian. Beberapa kebutuhan yang disampaikan masyarakat antara lain pembangunan kanal irigasi, jalan usaha tani, hingga fasilitas pendukung lainnya yang berfungsi memperlancar aktivitas pertanian dan distribusi hasil panen. Infrastruktur yang memadai dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.
Menurut Raudah, pemenuhan kebutuhan petani dan pembangunan infrastruktur pertanian harus menjadi prioritas pemerintah karena berkaitan langsung dengan upaya menjaga ketahanan pangan daerah. Ia berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan masyarakat dapat segera direalisasikan sehingga sektor pertanian Kalimantan Tengah semakin maju, produktif, dan mampu memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian daerah.
Dukungan terhadap sektor pertanian juga dinilai sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian. Dengan kolaborasi antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan, pembangunan pertanian di Kalimantan Tengah diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. (Yd/Kalped)






















