Kaltengpedia – Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, melakukan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Kalimantan Tengah untuk meninjau fasilitas green house modern yang dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah. Kunjungan tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendorong inovasi pertanian berkelanjutan yang memanfaatkan teknologi ramah lingkungan.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur melihat langsung sistem budidaya sayuran hidroponik yang dikembangkan di dalam green house. Fasilitas tersebut menerapkan teknologi smart system untuk mengatur sirkulasi air dan nutrisi tanaman secara otomatis, sehingga mampu menghasilkan produk pertanian yang sehat, berkualitas, dan efisien. Komoditas yang dibudidayakan antara lain selada dan pakcoy yang menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan pangan sehat.
Selain memanfaatkan teknologi modern, green house tersebut juga mengadopsi sistem eco enzyme yang mendukung praktik pertanian ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan bahan kimia. Inovasi ini dinilai sejalan dengan upaya menciptakan sistem pangan yang berkelanjutan sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.
Gubernur Agustiar Sabran mengapresiasi langkah yang dilakukan Polda Kalteng dalam menghadirkan terobosan di sektor pangan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi pertanian modern menjadi salah satu kunci menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan. Inovasi tersebut tidak hanya mendukung ketersediaan pangan sehat, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya transformasi sektor pertanian.
Keberadaan fasilitas green house di lingkungan SPPG Polda Kalteng juga memiliki fungsi strategis sebagai model percontohan yang dapat direplikasi di berbagai wilayah. Melalui pendekatan berbasis teknologi, pemerintah berharap masyarakat semakin terdorong untuk mengembangkan pertanian modern yang produktif dan berdaya saing.
Gubernur menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan berbagai pemangku kepentingan perlu terus diperkuat guna mewujudkan kemandirian pangan daerah. Kolaborasi lintas sektor diyakini menjadi faktor penting dalam memastikan ketahanan pangan tetap terjaga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui berbagai inovasi yang terus dikembangkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah optimistis dapat memperkuat fondasi ketahanan pangan daerah. Pengembangan pertanian berbasis teknologi dan ramah lingkungan diharapkan menjadi bagian dari langkah strategis menuju Kalimantan Tengah yang mandiri, maju, dan berkelanjutan.






















