kaltengpedia.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Tengah memanfaatkan ajang Pameran Kriya dan Wastra Dekranas Se-Indonesia di Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai sarana memperkenalkan produk unggulan daerah kepada pasar yang lebih luas. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi hasil karya perajin lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya.
Ketua Dekranasda Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, mengatakan kehadiran Kalimantan Tengah pada ajang nasional tersebut merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan berbagai produk kriya dan wastra khas daerah kepada masyarakat dari berbagai provinsi. Selain menjadi media promosi, kegiatan itu juga diharapkan membuka peluang kerja sama dan memperluas jaringan pemasaran bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di Kalimantan Tengah.
Pameran yang berlangsung pada 9–12 Juli 2026 itu merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54. Panitia menyediakan sekitar 200 stan, termasuk 158 stan yang diisi oleh Dekranasda provinsi, kabupaten, kota, kementerian, lembaga, dan mitra strategis dari seluruh Indonesia.
Pada stan Kalimantan Tengah, pengunjung dapat melihat beragam produk unggulan seperti anyaman rotan, aksesori kriya, kerajinan tangan, serta berbagai koleksi wastra khas daerah, termasuk kain Benang Bintik yang menjadi salah satu identitas budaya masyarakat Dayak. Ragam produk tersebut mencerminkan kekayaan budaya, kreativitas para perajin, serta potensi ekonomi kreatif yang terus berkembang di Bumi Tambun Bungai.
Aisyah mengapresiasi semangat para perajin dan pelaku IKM yang terus berinovasi dalam menghasilkan produk berkualitas tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal. Menurutnya, inovasi menjadi faktor penting agar produk kerajinan Kalimantan Tengah mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional. Momentum pameran juga diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Dekranasda, pelaku UMKM, dan para perajin dalam melestarikan warisan budaya sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi kreatif.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong promosi produk unggulan daerah melalui berbagai ajang regional maupun nasional. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai jual produk lokal, tetapi juga memperluas akses pasar, menciptakan peluang usaha baru, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan para perajin dan pelaku UMKM.
Melalui partisipasi aktif dalam pameran berskala nasional, Dekranasda Kalimantan Tengah optimistis produk-produk kriya dan wastra daerah akan semakin dikenal masyarakat luas. Dengan dukungan promosi yang berkelanjutan dan peningkatan kualitas produk, kerajinan khas Kalimantan Tengah diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam pengembangan ekonomi kreatif nasional sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.






















