Perbandingan Pembangunan Lamandau dan Barito Timur, Siapa Lebih Unggul?

Dok : Ilustrasi

kaltengpedia.com – Perbandingan indikator pembangunan antara Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Barito Timur menunjukkan capaian yang berbeda pada sejumlah sektor strategis. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), serta laporan akuntabilitas pemerintah daerah, Kabupaten Lamandau masih menunjukkan kinerja yang lebih baik pada indikator ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Barito Timur di bawah kepemimpinan Bupati M. Yamin masih berupaya mengejar berbagai target pembangunan melalui percepatan program prioritas daerah.

Berdasarkan hasil yang dipublikasikan, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra dan Abdul Hamid memperoleh tingkat kepuasan sebesar 58 persen. Sementara 28 persen responden menyatakan tidak puas dan 14 persen menyatakan sangat tidak puas.

Di sisi lain, hasil polling untuk Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur M. Yamin dan Adi menunjukkan 36 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja pemerintah daerah. Sebanyak 49 persen responden menyatakan tidak puas, sedangkan 15 persen menyatakan sangat tidak puas.

Bacaan Lainnya

Dari sisi ekonomi, Lamandau memiliki fondasi yang relatif lebih kuat. Publikasi BPS mencatat nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Lamandau atas dasar harga berlaku tahun 2025 mencapai sekitar Rp8,85 triliun, dengan sektor pertanian, industri pengolahan, dan konstruksi menjadi penopang utama perekonomian daerah. Pemerintah Kabupaten Lamandau juga menempatkan percepatan pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan pelayanan publik, dan penguatan sektor ekonomi produktif sebagai prioritas dalam RKPD 2026.

Di bawah kepemimpinan Bupati Rizky Aditya Putra, Pemkab Lamandau mendorong sinkronisasi program pembangunan dengan pemerintah pusat dan provinsi. Dalam Musrenbang RKPD 2026, Rizky menekankan percepatan pembangunan jalan penghubung antarkecamatan dan desa, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penyusunan program yang terukur sesuai visi-misi daerah.

Sementara itu, Kabupaten Barito Timur masih menghadapi sejumlah tantangan pembangunan. Dokumen RKPD Kabupaten Barito Timur Tahun 2026 menetapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 4,5 persen, tingkat kemiskinan 4,92 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 75,45, dan tingkat pengangguran terbuka 2,66 persen. Target tersebut menunjukkan pemerintah daerah masih berupaya meningkatkan kualitas pembangunan secara bertahap.

Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah (LAKIP) Barito Timur juga memperlihatkan bahwa pada 2024 pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 4,29 persen dari 3,47 persen pada tahun sebelumnya. Namun, angka kemiskinan tercatat naik menjadi 8,74 persen, sedangkan tingkat pengangguran turun menjadi 3,26 persen. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya perbaikan di sektor ketenagakerjaan, tetapi pengentasan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.

Dalam berbagai kesempatan, Bupati M. Yamin menegaskan bahwa prioritas pemerintahannya adalah memperkuat sinergi lintas sektor untuk menekan angka kemiskinan, memperluas kesempatan kerja, serta memastikan penyusunan RKPD benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Barito Timur juga terus menyelaraskan program pembangunan daerah dengan agenda prioritas nasional melalui program Bartim Segah.

Pada sektor infrastruktur jalan, kedua daerah sama-sama menjadikan peningkatan konektivitas sebagai prioritas pembangunan. Pemerintah Kabupaten Lamandau memfokuskan pembangunan pada jalan penghubung menuju kecamatan dan desa untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Barito Timur juga mengalokasikan pembangunan infrastruktur melalui RKPD sebagai salah satu prioritas utama untuk meningkatkan aksesibilitas wilayah. Namun, hingga saat ini belum terdapat data resmi terbaru yang menunjukkan salah satu daerah secara signifikan lebih unggul dalam persentase kemantapan jalan kabupaten.

Berdasarkan indikator makro yang tersedia dari sumber resmi, Kabupaten Lamandau saat ini relatif lebih unggul pada aspek ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, sementara Kabupaten Barito Timur menunjukkan tren perbaikan pada pertumbuhan ekonomi dan penurunan pengangguran, meski masih menghadapi tantangan dalam menurunkan angka kemiskinan. Kedua kepala daerah sama-sama menempatkan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan penguatan ekonomi masyarakat sebagai fokus utama pemerintahan mereka, namun capaian indikator pembangunan menunjukkan Lamandau masih berada pada posisi yang lebih baik dalam beberapa aspek utama.

Pos terkait