Perbandingan Kinerja Bupati: Kotawaringin Barat Unggul atas Gunung Mas pada Sejumlah Indikator Pembangunan

Dok : Ilustrasi

kaltengpedia.com – Perbandingan capaian pembangunan antara Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menunjukkan adanya perbedaan pada sejumlah indikator makro. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), dan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) masing-masing daerah, Kabupaten Kotawaringin Barat masih mencatatkan capaian yang lebih baik dibanding Kabupaten Gunung Mas pada aspek pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran, serta kualitas infrastruktur jalan.

Pada sektor ekonomi, Kabupaten Kotawaringin Barat mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,04 persen pada 2025, lebih tinggi dibanding Kabupaten Gunung Mas yang mencapai 4,67 persen. Kinerja ekonomi Kobar didukung oleh sektor perdagangan, perkebunan, industri pengolahan, transportasi, jasa, serta aktivitas Pelabuhan Kumai yang menjadi salah satu simpul distribusi barang dan jasa di Kalimantan Tengah. Sementara itu, perekonomian Gunung Mas masih bertumpu pada sektor pertambangan, pertanian, kehutanan, dan perkebunan sehingga pertumbuhan ekonomi relatif lebih rendah dibanding Kobar.

Di bawah kepemimpinan Bupati Hj. Nurhidayah, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat terus mendorong peningkatan daya saing daerah melalui penguatan investasi, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pembangunan kawasan ekonomi, peningkatan pelayanan publik, serta pembangunan infrastruktur yang mendukung aktivitas perdagangan dan pariwisata. Berbagai kebijakan tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong memfokuskan pembangunan daerah pada pemerataan pembangunan wilayah, peningkatan konektivitas antarwilayah pedalaman, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. Pemerintah Kabupaten Gunung Mas juga menempatkan pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan pelayanan publik sebagai salah satu prioritas dalam RKPD 2026 guna mempercepat pemerataan pembangunan.

Pada indikator kesejahteraan masyarakat, Kabupaten Kotawaringin Barat juga menunjukkan hasil yang lebih baik. Tingkat kemiskinan di Kobar tercatat sebesar 4,11 persen, sedangkan Gunung Mas mencapai 5,68 persen. Capaian tersebut menempatkan Kotawaringin Barat sebagai salah satu kabupaten dengan tingkat kemiskinan terendah di Kalimantan Tengah. Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas masih berupaya menekan angka kemiskinan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, pengembangan ekonomi desa, serta peningkatan akses terhadap pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Di bidang ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Kotawaringin Barat berada di kisaran 4,30 persen, lebih rendah dibanding Kabupaten Gunung Mas yang mencapai sekitar 4,86 persen. Struktur ekonomi Kobar yang lebih beragam dinilai mampu menyerap tenaga kerja lebih besar, terutama pada sektor perdagangan, jasa, industri pengolahan, dan pariwisata. Sebaliknya, keterbatasan diversifikasi ekonomi di Gunung Mas masih menjadi tantangan dalam memperluas kesempatan kerja.

Pada sektor infrastruktur, kedua pemerintah daerah sama-sama menjadikan pembangunan jalan sebagai prioritas. Namun, karakter pembangunan keduanya berbeda. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat lebih menitikberatkan peningkatan kualitas jalan menuju kawasan ekonomi, pelabuhan, pusat perdagangan, kawasan wisata, dan permukiman. Kondisi tersebut menjadikan tingkat kemantapan jalan di Kobar relatif lebih baik dan mampu mendukung mobilitas masyarakat maupun distribusi barang.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas memfokuskan pembangunan jalan pada pembukaan akses menuju desa-desa pedalaman dan peningkatan konektivitas antarwilayah yang memiliki kondisi geografis lebih menantang. Upaya tersebut bertujuan membuka keterisolasian sejumlah wilayah sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di kawasan pedalaman.

Pos terkait