Kaltengpedia.com – BUNTOK – Pencairan BTT karhutla Barsel diminta segera dipercepat agar kebutuhan penanganan kebakaran hutan dan lahan di lapangan tidak terlambat. Anggota DPRD Barito Selatan Lisawanto meminta proses administrasi dan pencairan Belanja Tak Terduga (BTT) berjalan sesuai mekanisme tanpa menghambat kebutuhan petugas.Lisawanto mengatakan kecepatan menjadi faktor penting dalam menghadapi kondisi bencana. Menurutnya, instansi yang menangani karhutla membutuhkan dukungan anggaran untuk menjalankan berbagai kebutuhan di lapangan.Meski meminta percepatan, Lisawanto menegaskan pemerintah tetap harus menjalankan seluruh tahapan administrasi. Proses review juga perlu mengikuti ketentuan yang berlaku. Ia meminta proses tersebut tidak berlangsung terlalu lama hingga menghambat penanganan kebakaran.Menurut Lisawanto, petugas di lapangan membutuhkan dukungan yang cepat ketika menghadapi kebakaran. Keterlambatan pencairan anggaran dapat membuat kebutuhan penanganan tidak segera terpenuhi. Karena itu, ia meminta pihak terkait mempercepat proses sesuai mekanisme yang berlaku.
Anggota Komisi II DPRD Barsel tersebut juga mengingatkan pemerintah agar menggunakan BTT sesuai peruntukan. Setiap penggunaan anggaran harus tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Langkah tersebut penting untuk mencegah munculnya persoalan hukum pada kemudian hari.Lisawanto menilai percepatan pencairan BTT tidak berarti pemerintah boleh mengabaikan aturan. Prinsip kehati-hatian tetap harus berjalan karena dana tersebut berasal dari keuangan daerah. Pemerintah juga harus memastikan setiap pencairan memiliki dasar dan sesuai kebutuhan penanganan bencana.Ia secara khusus mengingatkan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) agar tetap berhati-hati dalam proses pencairan. BPKAD perlu memastikan setiap pengajuan memenuhi ketentuan sebelum menyalurkan anggaran.
Perhatian tersebut juga berlaku ketika kondisi darurat karhutla mulai berakhir. Pemerintah tetap harus memastikan penggunaan BTT memiliki dasar yang jelas. Setiap dana yang keluar harus sesuai kebutuhan dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun hukum.Pencairan BTT karhutla Barsel menjadi salah satu perhatian DPRD karena kebutuhan penanganan kebakaran membutuhkan dukungan anggaran yang cepat. Di sisi lain, pemerintah tetap perlu menjaga akuntabilitas agar percepatan tidak mengurangi kepatuhan terhadap aturan pengelolaan keuangan daerah.Lisawanto berharap seluruh pihak yang terlibat dapat mempercepat proses tanpa menghilangkan tahapan yang diwajibkan. Dengan proses yang lebih cepat, kebutuhan penanganan karhutla dapat segera dipenuhi oleh instansi yang bertugas di lapangan.
Pengelolaan BTT juga membutuhkan pengawasan setelah dana dicairkan. Instansi penerima harus menggunakan anggaran sesuai tujuan dan menyiapkan pertanggungjawaban atas penggunaannya. Transparansi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.Permintaan DPRD Barsel tersebut muncul saat penanganan karhutla masih membutuhkan dukungan berbagai pihak. Pemerintah daerah, petugas lapangan, dan unsur terkait terus menjalankan penanganan sesuai kondisi masing-masing wilayah.Percepatan pencairan BTT karhutla Barsel diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan penanganan tanpa mengurangi prinsip akuntabilitas. DPRD menekankan agar kecepatan, ketepatan penggunaan anggaran, dan kepatuhan terhadap aturan tetap berjalan bersama.





















