Forkopimda Kalteng Perkuat Sinergi, Pastikan Pembangunan Tetap Melaju di Tengah Efisiensi Anggaran

Dok. MMC Kalteng

Kaltengpedia – Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menegaskan komitmen untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan pelayanan publik agar tetap berjalan optimal meskipun dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran. Komitmen tersebut mengemuka dalam talkshow bertajuk Sinergi Forkopimda Kalimantan Tengah yang menghadirkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dan intelijen daerah.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa efisiensi anggaran bukanlah hambatan bagi pembangunan, melainkan langkah untuk memastikan penggunaan anggaran menjadi lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Sejumlah pengeluaran yang dinilai kurang prioritas telah dialihkan guna mendukung program-program strategis yang berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

Menurut Gubernur, berbagai program unggulan daerah tetap berjalan secara optimal, di antaranya Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), layanan kesehatan gratis berbasis KTP, serta program pendidikan Satu Rumah Satu Sarjana. Pemerintah juga terus memperkuat pemerataan akses pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital dan peningkatan jaringan internet hingga ke wilayah pelosok.

Dalam sektor pembangunan sumber daya manusia, Pemprov Kalteng terus mendorong berbagai program pendidikan strategis, termasuk dukungan terhadap pembangunan Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Sementara itu, Kapolda Kalimantan Tengah, Iwan Kurniawan, menegaskan kesiapan jajaran kepolisian dalam mengawal berbagai program pemerintah agar berjalan sesuai tujuan dan bebas dari penyimpangan. Dukungan tersebut termasuk pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terus diperluas hingga menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Dukungan serupa disampaikan Pangdam XXII/Tambun Bungai, Zainul Arifin. Menurutnya, sinergi antara TNI dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan, memperkuat konektivitas wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan pembangunan infrastruktur.

Di sisi lain, Kabinda Kalimantan Tengah Muhammad Nurwah menyoroti pentingnya deteksi dini dan penguatan sinergi intelijen untuk mencegah penyebaran hoaks yang dapat mengganggu stabilitas daerah. Upaya tersebut dinilai penting guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik.

Melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan seluruh unsur Forkopimda, Kalimantan Tengah optimistis mampu menjaga stabilitas, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sinergi lintas sektor tersebut diyakini menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan menuju terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Pos terkait