Gubernur Agustiar Sabran Serukan Kolaborasi Besar Demi Keselamatan Berlalu Lintas di Kalteng

Dok : MMC Kalteng

Kaltengpedia – Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat komitmen dalam menciptakan sistem transportasi yang aman dan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, saat menghadiri Rapat Kerja Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Daerah Tahun 2026 di Graha Bhayangkara Polda Kalteng.

Dalam kesempatan tersebut, gubernur menekankan bahwa keselamatan lalu lintas bukan hanya tanggung jawab kepolisian atau instansi perhubungan semata, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, semakin meningkatnya aktivitas ekonomi dan investasi di sektor perkebunan, pertambangan, kehutanan, serta meningkatnya mobilitas masyarakat harus diimbangi dengan sistem keselamatan yang kuat dan terintegrasi.

Sebagai provinsi terluas di Indonesia, Kalimantan Tengah menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan transportasi. Luas wilayah yang membentang, kondisi geografis yang beragam, serta pertumbuhan lalu lintas kendaraan menjadi faktor yang memerlukan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.

Agustiar Sabran menegaskan bahwa budaya keselamatan harus dibangun secara kolektif melalui sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat luas. Dengan kerja sama tersebut, berbagai permasalahan lalu lintas dapat diidentifikasi dan ditangani secara lebih efektif.

Ia juga mengingatkan bahwa keselamatan berlalu lintas memiliki dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat dan produktivitas daerah. Tingginya angka kecelakaan tidak hanya menyebabkan korban jiwa, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar.

Melalui forum tersebut, gubernur berharap lahir berbagai rekomendasi dan solusi konkret yang mampu memperkuat sistem keselamatan transportasi di Kalimantan Tengah. Dengan kolaborasi lintas sektor yang semakin kuat, target mewujudkan transportasi yang aman, tertib, dan berkeselamatan diyakini dapat dicapai secara bertahap. (Yd/Kalped)

Pos terkait