Hari Jadi ke-69 Kalteng Jadi Momentum Perkuat Kemandirian dan Semangat Isen Mulang

Dok. MMC Kalteng

Kaltengpedia – Palangka Raya – Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan pembangunan daerah sekaligus memperkuat semangat kemandirian yang berlandaskan nilai-nilai Isen Mulang. Dalam upacara peringatan yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Gubernur Agustiar Sabran mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga optimisme dan persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Gubernur menyampaikan bahwa perjalanan hampir tujuh dekade Kalimantan Tengah merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu yang mampu membangun daerah di tengah berbagai keterbatasan. Semangat Isen Mulang yang berarti pantang mundur dinilai tetap relevan sebagai fondasi dalam mendorong kemajuan daerah di era modern.

Menurutnya, pembangunan membutuhkan proses yang terencana, mulai dari perencanaan, penganggaran hingga pelaksanaan program. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat bersinergi untuk memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi saat ini, efisiensi anggaran tetap diarahkan untuk mendukung program prioritas yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat.

Momentum Hari Jadi ke-69 juga dimaknai sebagai pengingat pentingnya memperkuat kemandirian daerah melalui optimalisasi potensi yang dimiliki. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengembangan sektor unggulan, serta penguatan ekonomi masyarakat agar pembangunan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Kepada generasi muda, Gubernur berpesan agar terus meningkatkan kapasitas diri, menguasai teknologi, serta memiliki karakter yang kuat dan berintegritas. Kemajuan daerah, menurutnya, tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan identitas budaya daerah.

Selain itu, masyarakat juga diajak meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan menjelang musim kemarau. Upaya pencegahan dinilai jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah bencana terjadi. Di saat yang sama, masyarakat didorong memperkuat ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam berbagai kebutuhan pangan sehari-hari.

Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Kalimantan Tengah turut diisi dengan berbagai kegiatan dan penyerahan penghargaan, termasuk apresiasi terhadap desa berprestasi, bantuan sarana dan prasarana lingkungan, serta dukungan bagi masyarakat melalui berbagai program pembangunan. Perayaan ini sekaligus menjadi penguat semangat Huma Betang yang menekankan nilai persatuan, kebersamaan, dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

Pos terkait