Kaltengpedia – Palangka Raya – Musyawarah Provinsi (Musprov) XII Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Kalimantan Tengah Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara dunia jasa konsultasi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Kegiatan yang digelar di Hotel Best Western Palangka Raya tersebut mengangkat tema transformasi jasa konsultasi untuk pembangunan berkelanjutan dan berdaya saing global, dengan fokus pada adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital serta regulasi terbaru di sektor jasa konstruksi dan konsultasi.
Mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Darliansjah, menegaskan bahwa pembangunan daerah memerlukan perencanaan yang matang, terukur, dan berbasis data agar mampu menjawab tantangan masa kini maupun masa depan. Pemerintah daerah juga mengapresiasi kontribusi INKINDO dalam mendukung berbagai program pembangunan di Bumi Tambun Bungai.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan organisasi profesi menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah pedalaman. Karena itu, INKINDO diharapkan terus memperkuat profesionalisme, inovasi, serta integritas para anggotanya guna menghasilkan layanan konsultasi yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPN INKINDO, Imam Hartawan, menyampaikan bahwa organisasi konsultan memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam penyediaan jasa konsultasi dan tenaga ahli engineering. Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap konsultan lokal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kesiapan menghadapi transformasi digital yang terus berkembang.
Ketua DPP INKINDO Kalimantan Tengah, Suparman, menilai tema Musprov tahun ini sangat relevan dengan posisi strategis Kalimantan Tengah dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Penguatan kelembagaan dan kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar jasa konsultasi dapat memberikan kontribusi optimal terhadap pembangunan berkelanjutan di daerah.
Musprov XII INKINDO Kalteng turut dihadiri unsur Forkopimda, akademisi, asosiasi profesi, serta anggota INKINDO dari berbagai daerah. Forum ini diharapkan menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa organisasi semakin adaptif, profesional, dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan Kalimantan Tengah menuju Indonesia Emas 2045.






















