Jalan Kaki ke Tengah Sungai Demi Air Bersih, Warga Marawan Lama Menanti Tindakan Pemda

Dok. ISTIMEWA

kaltengpedia.com – Persoalan akses air bersih masih menjadi pekerjaan rumah bagi masyarakat Desa Marawan Lama, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Hingga kini, warga setempat belum mendapatkan layanan jaringan PDAM yang menjangkau permukiman mereka.

Kondisi tersebut membuat Sungai Barito menjadi salah satu tumpuan utama masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Bagi warga, mendapatkan air bersih bukan sekadar membuka keran di rumah, melainkan harus berjalan menuju kawasan sungai dan mengambil air secara langsung.

Perjuangan tersebut menjadi gambaran kondisi masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas dasar. Ketika kebutuhan air meningkat dan musim kemarau datang, persoalan tersebut berpotensi menjadi semakin berat.

Warga harus beraktivitas di sekitar Sungai Barito untuk memperoleh air yang kemudian digunakan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga. Situasi ini tentu membutuhkan perhatian serius karena air bersih merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan kehidupan dan kesehatan masyarakat.

Masyarakat Desa Marawan Lama berharap Pemerintah Kabupaten Barito Selatan tidak hanya melihat persoalan tersebut sebagai kondisi yang biasa terjadi di wilayah desa, tetapi dapat menghadirkan solusi jangka panjang.

Salah satu langkah yang diharapkan adalah pembangunan jaringan PDAM hingga ke Desa Marawan Lama atau penyediaan fasilitas air bersih yang dapat menjangkau seluruh masyarakat.

Harapan itu semakin penting mengingat musim kemarau dapat kembali menyebabkan masyarakat kesulitan memperoleh sumber air. Ketergantungan terhadap Sungai Barito membuat warga harus menghadapi kondisi alam sekaligus keterbatasan sarana penyediaan air bersih.

Pertanyaannya, sampai kapan masyarakat harus berjalan menuju sungai untuk mendapatkan air yang menjadi kebutuhan paling mendasar?

Warga berharap persoalan ini dapat masuk dalam perhatian dan perencanaan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, termasuk melalui penganggaran pembangunan sarana dan jaringan air bersih.

Masyarakat tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya berharap dapat memperoleh akses air bersih yang layak tanpa harus menempuh perjalanan ke tengah Sungai Barito setiap kali membutuhkan air.

Pemerintah daerah diharapkan hadir memberikan solusi yang berkelanjutan, sehingga ketika musim kemarau kembali datang, warga Desa Marawan Lama tidak lagi dihadapkan pada persoalan klasik: mencari air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pos terkait