Kemenkum Kalteng Bawa Layanan Hukum Keluar Kantor, Warga Bisa Akses Langsung di CFD

Dok. ISTIMEWA

kaltengpedia.com – Pelayanan hukum tidak lagi hanya menunggu masyarakat datang ke kantor. Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah membawa langsung layanan publik ke ruang terbuka melalui kegiatan Fun Walk dalam rangka Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya, Minggu (9/8), tidak sekadar menjadi ajang olahraga dan kebersamaan. Masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut juga dapat mengakses berbagai informasi dan layanan hukum secara langsung.

Kepala Kanwil Kemenkum Kalteng, Hajrianor, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus membangun semangat baru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, kehadiran jajaran Kemenkum di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat kedekatan sekaligus memastikan pelayanan publik semakin mudah dijangkau.

Fun Walk dimulai sekitar pukul 06.00 WIB dengan rute dari depan Hotel Dandang Tingang menuju Bundaran Besar Palangka Raya dan kembali ke lokasi awal. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian doorprize.

Namun, hal yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah hadirnya inovasi layanan SIM-B atau “Sama Itah Maja Barami”.

Melalui inovasi ini, sejumlah layanan dari lingkungan Kanwil Kemenkum Kalteng dihadirkan dalam satu rangkaian pelayanan. Masyarakat dapat memperoleh akses layanan Kekayaan Intelektual, Administrasi Hukum Umum (AHU), hingga Layanan Hukum Nasional.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membawa pelayanan hukum lebih dekat ke masyarakat. Dengan memanfaatkan ruang publik seperti CFD, masyarakat tidak harus selalu datang ke kantor untuk mendapatkan informasi mengenai layanan hukum yang tersedia.

Dalam kesempatan itu, Kanwil Kemenkum Kalteng juga menyerahkan dokumen Hak Cipta dan Perseroan Perorangan kepada masyarakat yang sebelumnya telah melakukan pendaftaran melalui layanan Kantor Wilayah.

Penyerahan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pelayanan hukum tidak berhenti pada proses administrasi, tetapi juga diarahkan untuk memberikan kepastian dan perlindungan bagi masyarakat, termasuk dalam bidang kekayaan intelektual.

Kehadiran layanan hukum di tengah aktivitas masyarakat juga menjadi pesan bahwa transformasi pelayanan publik harus diikuti dengan kemudahan akses.

Momentum Hari Pengayoman ke-81 akhirnya tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial dan olahraga. Kanwil Kemenkum Kalteng menjadikannya sebagai ruang untuk memperkenalkan layanan, membuka akses informasi, sekaligus mendekatkan institusi hukum dengan masyarakat.

Semangat tersebut sejalan dengan konsep pelayanan publik yang menempatkan masyarakat sebagai penerima manfaat utama. Kementerian Hukum sendiri dalam rangkaian Fun Walk Hari Pengayoman ke-81 juga menghadirkan booth konsultasi hukum dan informasi pendidikan kedinasan di tingkat nasional.

Dengan pendekatan pelayanan yang semakin terbuka dan langsung menyentuh masyarakat, peringatan Hari Pengayoman ke-81 di Kalteng diharapkan tidak berhenti sebagai momentum tahunan, tetapi menjadi pengingat bahwa layanan hukum harus hadir secara mudah, cepat, dan dapat dijangkau masyarakat.

Pos terkait