kaltengpedia.com – Polda Kalimantan Tengah memetakan 42 lokasi rawan kecelakaan lalu lintas serta 35 titik rawan kemacetan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Kapolda Kalteng Iwan Kurniawan menyampaikan, pemetaan tersebut dibahas dalam rapat gabungan bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan seluruh pemangku kepentingan terkait di Palangka Raya, Kamis.
“Kami bersama Gubernur dan stakeholder melaksanakan rapat koordinasi untuk memastikan pengamanan perayaan Nataru 2026 berjalan aman dan lancar,” ujar Iwan.
Sebaran 42 Titik Rawan Kecelakaan
Adapun daerah rawan kecelakaan lalu lintas tersebar di:
-
Kota Palangka Raya: 7 titik
-
Kabupaten Gunung Mas: 1 titik
-
Kabupaten Murung Raya: 5 titik
-
Kabupaten Barito Utara: 6 titik
-
Kabupaten Barito Selatan: 1 titik
-
Kabupaten Barito Timur: 3 titik
-
Kabupaten Pulang Pisau: 5 titik
-
Kabupaten Kapuas: 1 titik
-
Kabupaten Seruyan: 3 titik
-
Kabupaten Kotawaringin Timur: 3 titik
-
Kabupaten Sukamara: 3 titik
-
Kabupaten Lamandau: 2 titik
-
Kabupaten Katingan: 1 titik
“Pemetaan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat Kalimantan Tengah yang merayakan Nataru,” tegas Iwan.
35 Titik Rawan Kemacetan
Selain kecelakaan, Polda Kalteng juga mengidentifikasi 35 titik rawan kemacetan, antara lain:
-
Kota Palangka Raya: 2 titik
-
Gunung Mas: 1 titik
-
Murung Raya: 3 titik
-
Barito Utara: 2 titik
-
Barito Selatan: 2 titik
-
Barito Timur: 3 titik
-
Pulang Pisau: 3 titik
-
Kapuas: 3 titik
-
Seruyan: 3 titik
-
Kotawaringin Barat: 1 titik
-
Lamandau: 1 titik
-
Kotawaringin Timur: 3 titik
-
Katingan: 1 titik
56 Pos Pengamanan Disiapkan
Untuk mengantisipasi kecelakaan dan kemacetan, Polda Kalteng menyiapkan 56 pos, terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.
Pengamanan Nataru 2026 juga diperkuat melalui sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalteng, Basarnas Palangka Raya, BNNP Kalteng, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, serta BPOM Palangka Raya.
Pemetaan ini menjadi langkah awal pelaksanaan Operasi Lilin Telabang 2025, guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Kami berharap seluruh masyarakat Kalimantan Tengah dapat merayakan Nataru 2026 dengan aman, damai, dan penuh suka cita,” pungkas Iwan.


















