Kaltengpedia – Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya memastikan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah pedalaman dan pelosok daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Strategis Pendidikan Tahun 2026 yang menyasar sekitar 60 ribu siswa.
Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas tanpa memandang lokasi tempat tinggal maupun kondisi ekonomi keluarga.
Gubernur Agustiar Sabran menilai bahwa pemerataan pendidikan merupakan salah satu kunci penting dalam menciptakan pembangunan yang inklusif. Karena itu, berbagai program bantuan pendidikan terus diperluas agar mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.
Selain memberikan bantuan kepada siswa, pemerintah juga terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah. Langkah ini dilakukan agar manfaat program dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
Program Strategis Pendidikan 2026 menjadi bagian dari visi besar pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara merata. Dengan akses pendidikan yang semakin luas, generasi muda di seluruh wilayah Kalimantan Tengah diharapkan memiliki peluang yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Pemerintah optimistis program tersebut akan menjadi salah satu instrumen penting dalam mempercepat peningkatan kualitas pendidikan sekaligus mengurangi kesenjangan antarwilayah. (Yd/Kalped)






















