Rakerda APDESI Kalteng 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Fokuskan Pembangunan dari Desa

Dok : MMC Kalteng

Kaltengpedia – Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kalimantan Tengah Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus mempercepat terwujudnya desa yang mandiri dan berdaya saing.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa desa memiliki peran sentral dalam pembangunan Kalimantan Tengah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari kemajuan desa sebagai garda terdepan pelayanan publik dan penggerak ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah provinsi terus mendorong berbagai program yang berorientasi pada penguatan kapasitas desa, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan potensi ekonomi lokal.

Gubernur Agustiar Sabran menekankan bahwa pembangunan harus dimulai dari desa. Dengan memperkuat fondasi ekonomi di tingkat desa, maka pemerataan pembangunan dapat terwujud secara lebih optimal. Ia juga mengajak seluruh kepala desa yang tergabung dalam APDESI untuk terus berinovasi dalam mengelola potensi wilayah masing-masing, baik di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, maupun usaha mikro dan koperasi desa.

Selain itu, Rakerda APDESI diharapkan menjadi forum untuk merumuskan berbagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa. Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan pemerintah desa, berbagai tantangan pembangunan di tingkat akar rumput dapat diatasi secara lebih efektif.

Gubernur juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi dan usaha produktif desa. Menurutnya, desa yang memiliki kemandirian ekonomi akan mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah. Upaya tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk mewujudkan pembangunan yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Melalui Rakerda APDESI Kalteng 2026 ini, diharapkan lahir berbagai rekomendasi dan program kerja yang mampu memperkuat posisi desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, desa-desa di Kalimantan Tengah diharapkan semakin maju, mandiri, dan menjadi pilar utama dalam mendukung pembangunan daerah menuju Kalteng yang semakin berkah dan sejahtera. (Yd/Kalped)

Pos terkait