Kaltengpedia – Palangka Raya – Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menunjukkan respons sigap terhadap laporan masyarakat mengenai seorang anak di Kapuas yang terancam putus sekolah.
Begitu video tersebut viral di media sosial, Reza langsung memberikan tanggapan dan meminta informasi lebih lanjut agar pemerintah dapat segera melakukan intervensi. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal proses penerimaan peserta didik baru dan memastikan anak tersebut tetap mendapatkan akses pendidikan.
Tak hanya berhenti pada komunikasi melalui media sosial, Disdik Kalteng segera mengirim tim ke lokasi untuk bertemu langsung dengan keluarga yang bersangkutan. Langkah tersebut dilakukan guna memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi ekonomi dan sosial yang menyebabkan anak tersebut terancam tidak melanjutkan sekolah.
Menurut Reza, pendidikan merupakan hak dasar yang harus dipenuhi negara. Karena itu, pemerintah tidak boleh menunggu persoalan menjadi semakin besar sebelum bertindak. Pendekatan cepat dan proaktif menjadi bagian dari komitmen Disdik Kalteng dalam memberikan perlindungan terhadap hak pendidikan anak.
Kasus ini juga menjadi pengingat penting bahwa sinergi antara masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan. Informasi yang cepat sampai kepada pemerintah memungkinkan penanganan dilakukan lebih dini sehingga risiko putus sekolah dapat dicegah.
Dengan langkah konkret yang telah dilakukan, Disdik Kalteng berharap anak-anak yang menghadapi kendala serupa dapat segera teridentifikasi dan memperoleh bantuan yang dibutuhkan. (Yd/Kalped)






















