kaltengpedia.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menganggarkan pengadaan susu anak dalam APBD Tahun 2026.
Berdasarkan data resmi pada sistem LPSE, terdapat dua paket pengadaan susu SGM Gain 1+ yang saat ini sedang berproses.
Paket tersebut meliputi:
- Kecamatan Sumber Barito, Uut Murung, dan Sungai Babuat
- Kecamatan Murung, Permata Intan, dan Tanah Siang
Masing-masing paket memiliki nilai yang sama, yaitu:
- Pagu anggaran: Rp112.500.000
- Harga Perkiraan Sendiri (HPS): Rp112.366.688
- Metode pengadaan: Pengadaan Langsung
- Jumlah peserta: 1 peserta
Dengan demikian, total anggaran untuk dua paket tersebut mencapai sekitar Rp225 juta.
Kedua paket tercatat memiliki sejumlah kesamaan, di antaranya:
- Nilai pagu dan HPS identik
- Satuan kerja pelaksana yang sama
- Jenis pengadaan berupa barang
- Sistem kontrak harga satuan
- Waktu pelaksanaan dalam periode yang berdekatan
Pengadaan ini berlokasi di wilayah Kabupaten Murung Raya dengan pusat administrasi di Puruk Cahu.
Dalam dokumen pengadaan, produk yang disebutkan adalah SGM Gain 1+, yang merupakan salah satu produk susu pertumbuhan anak.
Pengadaan ini diduga berkaitan dengan program peningkatan gizi anak atau intervensi sosial di wilayah sasaran, meskipun rincian teknis terkait distribusi dan penerima manfaat tidak dijelaskan secara detail dalam ringkasan paket.
Paket ini menggunakan metode pengadaan langsung, yang secara aturan diperbolehkan untuk nilai tertentu sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Selain itu, proses pengadaan juga terbuka untuk pelaku usaha dengan klasifikasi perdagangan besar sesuai ketentuan yang tercantum dalam dokumen paket.
Sejumlah detail teknis terkait pelaksanaan program, termasuk mekanisme distribusi serta sasaran penerima manfaat, masih menjadi bagian yang belum dijelaskan secara rinci dalam informasi yang tersedia.
Informasi lebih lanjut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai pelaksanaan program tersebut di lapangan.






















