Kaltengpedia – Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya terus melakukan upaya penanganan dan pemulihan fungsi drainase di kawasan Pasar Rajawali guna mengurangi potensi genangan air serta menciptakan lingkungan pasar yang lebih bersih dan nyaman.
Langkah tersebut dilakukan melalui pembersihan dan normalisasi saluran drainase yang selama ini mengalami pendangkalan akibat sedimentasi lumpur dan tumpukan sampah. Kondisi drainase yang tidak berfungsi optimal dinilai menjadi salah satu penyebab terjadinya genangan air di kawasan pasar dan permukiman sekitar.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menegaskan bahwa penanganan drainase menjadi salah satu prioritas pemerintah kota dalam mendukung penataan kawasan perkotaan serta mengantisipasi banjir di sejumlah titik rawan genangan.
Menurutnya, fungsi drainase yang baik sangat penting untuk menjaga kelancaran aliran air, terutama di kawasan padat aktivitas seperti pasar tradisional dan lingkungan permukiman masyarakat.
Selain melakukan normalisasi drainase, Pemerintah Kota Palangka Raya juga mengimbau masyarakat dan pedagang agar tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air karena dapat menyebabkan penyumbatan dan memperparah genangan saat hujan turun.
Pemerintah kota berkomitmen untuk terus melakukan penataan infrastruktur drainase secara bertahap di berbagai kawasan, termasuk wilayah Pasar Rajawali, guna menciptakan lingkungan kota yang lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat. (YD/Kalped)






















