Achmad Zaini Soroti Kenaikan Harga Minyakita di Atas HET

Dok : MMC Kota Palangka Raya

Kaltengpedia – Palangka Raya – Harga minyak goreng subsidi Minyakita di Kota Palangka Raya kembali mengalami kenaikan hingga menembus Rp17 ribu per liter. Angka tersebut dinilai telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) nasional yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini mengatakan kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi memicu inflasi daerah serta membebani masyarakat.

“Harga Rp17.000 per liter ini sudah melampaui Harga Eceran Tertinggi atau HET nasional yakni Rp15.700 per liter,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).

Menurut Zaini, salah satu langkah yang didorong Pemerintah Kota Palangka Raya yakni meminta Perum Bulog memperkuat pengendalian harga, terutama dari sisi distribusi agar harga Minyakita di pasaran dapat kembali stabil.

“Salah satu langkah yang didorong Pemko Palangka Raya adalah meminta Perum Bulog memperkuat pengendalian harga, khususnya dari sisi distribusi,” ucapnya.

Ia berharap ke depan Bulog dapat bekerja sama dengan mitra distribusi yang mampu menyalurkan Minyakita langsung ke toko-toko atau pengecer sehingga rantai distribusi menjadi lebih pendek dan harga jual dapat ditekan.

Selain itu, Zaini mengungkapkan bahwa mekanisme distribusi yang masih melalui distributor menjadi salah satu faktor penyebab harga Minyakita sulit dikendalikan.

“Skemanya masih lewat distributor, lalu dijual kembali ke pengecer. Di situ terjadi kenaikan harga,” tandasnya.

Pemerintah Kota Palangka Raya berharap adanya langkah konkret dari pihak terkait agar stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga dan tidak memberikan tekanan terhadap daya beli masyarakat. (YD/Kalped)

Pos terkait