Kaltengpedia – Sukamara – Pemerintah Kabupaten Sukamara terus memperkuat langkah strategis dalam menekan angka pengangguran melalui berbagai program ketenagakerjaan. Sebagai inovasi terbaru, Pemkab Sukamara menyiapkan program Pakar Ciptakarya (Padat Karya Menciptakan Lapangan Kerja) yang akan diluncurkan pada 2026. Program tersebut diharapkan mampu memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif.
Bupati Sukamara, Masduki, mengatakan tantangan ketenagakerjaan di daerah masih dipengaruhi sejumlah faktor klasik, seperti rendahnya tingkat pendidikan, keterbatasan lapangan kerja, dominasi sektor informal, hingga ketimpangan antara jumlah pencari kerja dan ketersediaan lowongan.
“Jumlah pencari kerja masih lebih besar dibandingkan lowongan yang tersedia. Ini menjadi tantangan yang terus kami carikan solusinya,” ujar Masduki.
Meski demikian, berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah mulai menunjukkan hasil positif. Data terbaru menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Sukamara mengalami penurunan dari 4,95 persen pada 2024 menjadi 4,47 persen pada 2025.
Jumlah penganggur juga menurun dari 1.770 orang menjadi 1.638 orang, sementara jumlah penduduk yang bekerja meningkat dari 33.957 orang menjadi 35.021 orang. Penurunan tersebut juga sejalan dengan menurunnya angka kemiskinan dari 4,14 persen pada 2024 menjadi 4,02 persen pada 2025.
Masduki menjelaskan, capaian tersebut merupakan hasil dari pelaksanaan sejumlah program unggulan, mulai dari perencanaan tenaga kerja, pelatihan berbasis kompetensi, penempatan tenaga kerja, pemberdayaan UMKM, hingga promosi ekspor daerah.
Selain itu, Pemkab juga mendorong penciptaan lapangan kerja mandiri melalui pelatihan kewirausahaan. Salah satu langkah konkret adalah pemberdayaan 40 pemuda Sukamara melalui pengembangan kapasitas usaha agar mampu membuka lapangan kerja secara mandiri.
Untuk memperkuat capaian tersebut, pemerintah daerah akan terus menggencarkan bursa kerja daerah, pengembangan sistem informasi pasar kerja, program pemagangan, pelatihan bagi pelaku usaha, hingga pemberdayaan warga binaan sebagai bagian dari reintegrasi sosial dan ekonomi.
Melalui program Pakar Ciptakarya 2026, Pemkab Sukamara menargetkan perluasan penyerapan tenaga kerja, khususnya bagi masyarakat penganggur dan setengah penganggur.
“Dengan berbagai langkah tersebut, kami optimistis mampu terus menekan angka pengangguran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” tegas Masduki.
Program ini menjadi salah satu wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sukamara dalam menciptakan pembangunan ekonomi yang merata, produktif, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.






















