Akses dan Mutu Pendidikan Ditingkatkan, Generasi Unggul Kalteng Jadi Target Utama

Dok : Istimewa

kaltengpedia – Palangka Raya – Peningkatan kualitas pendidikan terus menjadi perhatian berbagai pihak di Kalimantan Tengah sebagai langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Pendidikan yang berkualitas dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang mampu mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.

Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Tengah, Riska Agustin, menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus menjadi prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, kompetensi, serta kemampuan generasi muda agar mampu bersaing di era yang semakin kompetitif. Upaya perbaikan kualitas pendidikan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta pengembangan sistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Selain peningkatan mutu, pemerataan akses pendidikan juga menjadi aspek yang tidak kalah penting. Seluruh masyarakat, baik yang berada di wilayah perkotaan maupun pedalaman, harus memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas. Dengan akses pendidikan yang merata, kesenjangan sumber daya manusia antarwilayah dapat diminimalkan sehingga pembangunan daerah dapat berlangsung lebih inklusif.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sendiri telah meluncurkan berbagai program strategis pendidikan pada tahun 2026. Program tersebut meliputi sekolah gratis, bantuan pendidikan, penguatan pendidikan vokasi, hingga perluasan akses pendidikan tinggi. Langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memastikan tidak ada anak-anak Kalimantan Tengah yang terhambat mengenyam pendidikan karena keterbatasan ekonomi.

Pengembangan pendidikan vokasi juga menjadi salah satu fokus utama karena dinilai mampu menciptakan lulusan yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja. Melalui pendekatan yang mengombinasikan teori dan praktik, peserta didik diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga kemampuan teknis yang dapat langsung diterapkan dalam dunia usaha dan industri.

Di sisi lain, peningkatan kualitas guru tetap menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pendidikan. Guru merupakan ujung tombak proses pembelajaran yang memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan kemampuan peserta didik. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi tenaga pendidik harus terus didorong agar mampu menghadirkan proses pembelajaran yang efektif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.

DPRD Kalimantan Tengah berharap sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk mendukung pembangunan sektor pendidikan. Dengan kolaborasi yang baik, berbagai program yang telah dijalankan diharapkan mampu menghasilkan generasi muda yang unggul, kreatif, produktif, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.

Melalui peningkatan kualitas dan akses pendidikan yang berkelanjutan, Kalimantan Tengah optimistis dapat mencetak generasi emas yang menjadi motor penggerak pembangunan daerah serta mewujudkan visi pembangunan sumber daya manusia yang maju, mandiri, dan sejahtera. (Yd/Kalped)

Pos terkait