kaltengpedia.com – Pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah terus memperkuat transformasi digital melalui penyediaan layanan internet dan infrastruktur telekomunikasi. Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) Tahun Anggaran 2026 pada perangkat daerah bidang komunikasi dan informatika, total anggaran yang telah diumumkan mencapai sekitar Rp22,21 miliar.
Jika diurutkan berdasarkan nilai anggaran terbesar hingga terkecil, berikut gambaran belanja internet dan jaringan komunikasi pemerintah daerah di Kalimantan Tengah:
1. Kabupaten Murung Raya – Rp4.475.520.000
Melalui Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian, Kabupaten Murung Raya menjadi daerah dengan alokasi anggaran terbesar. Paket pengadaan ditujukan untuk penyelenggaraan jaringan intra pemerintah daerah selama 12 bulan dengan fokus pada integrasi jaringan pemerintahan kabupaten.
2. Kabupaten Barito Utara – Rp3.474.140.000
Anggaran digunakan untuk berbagai kebutuhan layanan konektivitas, meliputi bandwidth internet OPD, zona internet publik, layanan internet Bandara H.M. Sidik, hingga dukungan bandwidth berbasis satelit Starlink untuk kebutuhan operasional pemerintahan.
3. Kabupaten Gunung Mas – Rp2.773.000.000
Paket penyediaan akses internet SKPD mencakup bandwidth utama internet dedicated 300 Mbps, dua jalur bandwidth cadangan dengan kapasitas hingga 400 Mbps, serta layanan internet untuk Mal Pelayanan Publik (MPP).
4. Kabupaten Kotawaringin Barat – Rp2.700.000.000
Anggaran dialokasikan untuk penyediaan akses internet dan layanan infrastruktur telekomunikasi yang mendukung operasional pemerintahan daerah sepanjang tahun 2026.
5. Kabupaten Kotawaringin Timur – Rp2.274.996.000
Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, anggaran digunakan untuk layanan internet dan jaringan komunikasi pemerintah daerah yang mendukung penyelenggaraan layanan digital serta konektivitas antar perangkat daerah.
6. Kabupaten Katingan – Rp2.200.000.000
Paket pengadaan difokuskan pada penyediaan akses internet bagi organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan selama satu tahun anggaran.
7. Kabupaten Seruyan – Rp2.000.000.000
Pengadaan akses internet dilakukan melalui mekanisme tender. Paket ini mencakup layanan internet korporat dengan spesifikasi hingga 300 Mbps untuk mendukung operasional pemerintahan dan layanan berbasis digital.
8. Kabupaten Sukamara – Rp1.549.684.320
Pemerintah Kabupaten Sukamara mengalokasikan anggaran untuk penyediaan layanan internet yang akan dimanfaatkan selama tahun 2026 guna menunjang kebutuhan komunikasi dan sistem informasi pemerintah daerah.
9. Kota Palangka Raya – Rp1.108.000.000
Paket yang dikonsolidasikan oleh Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya digunakan untuk layanan langganan internet dan dukungan jaringan komunikasi pemerintah kota.
10. Kabupaten Lamandau – Rp638.825.000
Anggaran digunakan untuk Belanja Jasa Ketersediaan Layanan (Availability Payment) Infrastruktur Telekomunikasi dan Informatika, yaitu skema pembayaran yang berbasis pada ketersediaan dan kualitas layanan yang diberikan penyedia.
11. Kabupaten Barito Selatan – Rp15.850.000
Merupakan anggaran terkecil yang tercatat dalam RUP 2026. Paket ini difokuskan pada layanan internet berbasis satelit menggunakan perangkat Starlink Mini beserta aktivasi layanan untuk mendukung kebutuhan konektivitas tertentu.
Belum Tercatat Menganggarkan
Berdasarkan data yang telah diumumkan pada RUP hingga pertengahan tahun 2026, terdapat tiga daerah yang belum tercatat memiliki paket penyediaan internet pada perangkat daerah bidang komunikasi dan informatika, yaitu:
- Kabupaten Kapuas
- Kabupaten Pulang Pisau
- Kabupaten Barito Timur
Namun demikian, kondisi tersebut tidak serta-merta menunjukkan tidak adanya layanan internet di daerah tersebut, karena dimungkinkan paket masih dalam proses perencanaan, belum diumumkan dalam RUP, atau dianggarkan melalui kegiatan dan perangkat daerah lainnya.
Besarnya alokasi anggaran menunjukkan bahwa internet kini telah menjadi infrastruktur strategis pemerintahan. Kebutuhan layanan digital, implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pengelolaan data, pelayanan publik daring, hingga komunikasi antarinstansi membuat konektivitas internet menjadi salah satu kebutuhan utama pemerintah daerah.
Dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp22,2 miliar, Kabupaten Murung Raya, Barito Utara, dan Gunung Mas menjadi tiga daerah dengan investasi terbesar pada sektor konektivitas digital pemerintah tahun 2026, menandakan semakin tingginya perhatian terhadap pembangunan ekosistem pemerintahan berbasis teknologi di Kalimantan Tengah.






















