BBM Langka di Lamandau, Harga Pertalite Tembus Rp17 Ribu dan Pertamax Rp20 Ribu per Liter

Dok. Istimewa

Kaltengpedia.com – Lamandau – Masyarakat Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, tengah menghadapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Kondisi tersebut berdampak pada melonjaknya harga BBM di tingkat pengecer hingga jauh di atas harga normal.

Berdasarkan informasi yang diterima pada Selasa (22/7), harga Pertalite di tingkat pengecer mencapai sekitar Rp17.000 per liter. Sementara itu, Pertamax dijual hingga Rp20.000 per liter.

Kenaikan harga tersebut mulai dikeluhkan masyarakat karena berdampak langsung terhadap biaya transportasi dan aktivitas ekonomi sehari-hari.

Kelangkaan pasokan juga memicu antrean di sejumlah titik penjualan BBM. Sebagian warga bahkan terpaksa membeli BBM eceran dengan harga lebih tinggi demi tetap dapat menjalankan aktivitas.

Kondisi ini semakin membebani masyarakat, khususnya mereka yang bergantung pada kendaraan bermotor untuk bekerja, berdagang, maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kelangkaan BBM di Lamandau belum diketahui. Sejumlah faktor masih dimungkinkan, mulai dari keterlambatan distribusi, peningkatan permintaan, hingga kendala lain dalam rantai pasokan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah untuk memastikan ketersediaan BBM kembali normal.

Kelancaran distribusi menjadi hal penting untuk mencegah kelangkaan berlangsung lebih lama dan menekan beban masyarakat akibat lonjakan harga di tingkat pengecer.

Pemerintah daerah bersama Pertamina diharapkan dapat segera memberikan penjelasan mengenai kondisi pasokan BBM di Lamandau sekaligus memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke masyarakat.

Pos terkait