kaltengpedia.com – Kinerja Bank Kalteng pada tahun 2025 menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. Seluruh target utama dalam rencana bisnis bank (RBB) berhasil tercapai bahkan melampaui proyeksi awal.
Berdasarkan data resmi yang dihimpun dari sejumlah sumber terpercaya, hingga kuartal III 2025, laba bersih Bank Kalteng mencapai Rp310,12 miliar, tumbuh 8,21 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini menegaskan bahwa Bank Kalteng tetap solid di tengah dinamika ekonomi nasional.
Selain laba, total aset Bank Kalteng juga naik signifikan menjadi Rp21,56 triliun, meningkat 16,46 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) menembus Rp16,01 triliun, tumbuh 20,19 persen, dan penyaluran kredit mencapai Rp11,50 triliun dengan pertumbuhan 9,91 persen.
Kinerja ini sejalan dengan capaian pada semester pertama 2025, di mana laba bersih Bank Kalteng tercatat Rp204,47 miliar atau tumbuh 6,4 persen secara tahunan. Peningkatan positif juga terlihat pada kuartal pertama, di mana DPK bahkan sudah mencapai 101,17 persen dari target tahunan, menandakan kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap bank daerah kebanggaan Kalimantan Tengah tersebut.
Direktur Utama Bank Kalteng Maslipansyah, beberapa waktu lalu melalui keterangan resminya, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan masyarakat.
“Kinerja positif ini menunjukkan komitmen kami untuk terus tumbuh bersama daerah. Kami fokus memperluas akses layanan keuangan, menjaga kualitas kredit, dan memperkuat digitalisasi layanan,” ujarnya.
Bank Kalteng kini juga tengah memperkuat layanan digital melalui aplikasi Betang Mobile dan penerapan QRIS di berbagai sektor ekonomi daerah. Transformasi ini menjadi bagian dari strategi agar layanan perbankan semakin mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku UMKM di pedesaan.
Atas konsistensi kinerja tersebut, Bank Kalteng menerima penghargaan nasional “Best Performance Bank – Kategori BPD Sumatera-Kalimantan” dalam ajang Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2025, sebagai pengakuan atas performa solid di tingkat nasional.
Rasio kredit bermasalah (NPL gross) juga terjaga di angka 2,77 persen dan NPL net 1,52 persen, menunjukkan ekspansi kredit dilakukan secara hati-hati dan berkelanjutan.
Dengan capaian tersebut, Bank Kalteng optimistis menutup tahun 2025 dengan kinerja yang lebih kuat, sejalan dengan misi utama mendukung pembangunan dan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.





















