Rahmat Hidayat Diduga Mundur dari Ketua KONI Kalteng, Ahmadi Riansyah Muncul sebagai Kandidat Kuat

Dok : Deppesek Ai

kaltengpedia.com – Kabar mengejutkan datang dari dunia olahraga Kalimantan Tengah. Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Tengah, H. Rahmat Hidayat, dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya. Meski belum ada pernyataan resmi dari yang bersangkutan, isu ini sudah ramai diperbincangkan di lingkungan internal KONI dan kalangan pemerhati olahraga di Bumi Tambun Bungai.

Tim Kaltengpedia berupaya mengonfirmasi langsung kepada H. Rahmat Hidayat untuk mendapatkan kejelasan, namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan atau klarifikasi resmi dari beliau. Beberapa pengurus KONI Kalteng yang dihubungi juga memilih irit bicara.

“Maaf, saya belum bisa berkomentar,” ujar salah satu pengurus KONI Kalteng yang enggan disebutkan namanya saat dihubungi pada Selasa (21/05/2025).

Bacaan Lainnya

Jika kabar pengunduran diri ini benar, maka dipastikan akan memicu dinamika baru dalam tubuh KONI Kalteng. Sebagai lembaga yang memegang peran strategis dalam pembinaan atlet dan pengembangan olahraga prestasi daerah, jabatan Ketua Umum KONI bukanlah posisi sembarangan.

Dalam pusaran wacana suksesi kepemimpinan ini, nama Ahmadi Riansyah mulai mencuat sebagai kandidat kuat pengganti Rahmat Hidayat. Mantan Wakil Bupati Kotawaringin Barat itu dinilai memiliki rekam jejak kepemimpinan yang mumpuni serta jaringan luas di tingkat provinsi maupun nasional.

Menariknya, Ahmadi Riansyah juga dikenal sebagai figur penting dalam kancah politik Kalimantan Tengah. Ia dipercaya sebagai Ketua Tim Pemenangan pasangan bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran dan H. Edy Pratowo, dalam kontestasi Pilkada 2024. Kontribusinya dalam menggalang kekuatan politik dan konsolidasi lapangan membuat namanya semakin diperhitungkan.

Salah satu sumber internal KONI menyebutkan, dukungan terhadap Ahmadi Riansyah mulai menguat dari sejumlah pengurus cabang olahraga. “Figur beliau dinilai tegas, punya pengalaman birokrasi, dan bisa menjembatani kebutuhan atlet serta insan olahraga,” kata sumber tersebut yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Meski demikian, belum ada proses resmi terkait pergantian ketua hingga saat ini. KONI Kalteng pun belum mengeluarkan pernyataan mengenai status kepemimpinan organisasi.

Situasi ini tentu menimbulkan berbagai spekulasi. Apakah benar Rahmat Hidayat akan mundur? Dan jika iya, apakah Ahmadi Riansyah akan resmi menggantikan?

Masyarakat olahraga Kalteng kini menanti kepastian dan transparansi dari internal KONI. Pasalnya, menjelang pelaksanaan sejumlah kejuaraan olahraga penting baik di tingkat regional maupun nasional, kestabilan organisasi sangat dibutuhkan agar prestasi atlet tidak terganggu oleh dinamika struktural.

Kaltengpedia akan terus memantau perkembangan isu ini dan menyajikan informasi terbaru bagi pembaca.

Pos terkait